PROFIL: Matteo Darmian, Bek Sayap Andal Incaran Manchester United

Sempat diabaikan Milan, Darmian kini selangkah lagi berseragam United. Siapakah pemain yang membuat Van Gaal gigih mengejarnya meski sempat ditolak dua kali?

OLEH    DEWI AGRENIAWATI     Ikuti di twitter

Dua musim beruntun nihil gelar, Manchester United terus bergeliat di bursa transfer. Matteo Darmian termasuk salah satu yang masuk dalam radar transfer The Red Devils

Nama Darmian mungkin belum terlalu populer diantara bintang sepakbola lainnya, maka tak heran jika kemudian banyak yang mengerutkan dahi dengan niat Setan Merah memboyong pemain dari klub menengah di Italia, Torino. Tapi jangan salah, Darmian bukan sembarang pemain yang bisa diabaikan begitu saja. Jika ia tak punya kemampuan aduhai, mengapa tiba-tiba klub sekelas United begitu getol mendekatinya? 

Kegagalan United mendapatkan Dani Alves yang memutuskan menandatangani kontrak baru bersama Barcelona merupakan salah satu alasan yang memaksa manajer Louis van Gaal putar otak mencari incaran baru dan pilihan pun jatuh pada Darmian. Rumor ketertarikan Setan Merah terhadap Darmian sampai juga ke telinga Federico Macheda, mantan rekan setimnya di timnas Italia U-21. Ia pun mendukung Darmian ke Old Trafford demi terus mengepakkan sayap di lapangan hijau. 

PROFIL SINGKAT

Nama: Matteo Darmian
Tanggal lahir: 2 Desember 1989
Tempat Lahir: Legnano, Italia
Posisi: Full-Back
Tinggi: 182 cm

Timnas Turki (caps/gol):
  Senior (13/0) - U21 (1/0) - U20 (7/0) - U19 (11/0) - U18 (5/0) - U17 (7/0)

RIWAYAT KARIER SENIOR (Laga/Gol)

  2006-2009: Milan
  2009-2010: Padova (Pinjaman)
  2010-2011: Palermo
  2011-...     : Torino

4/0
20/1
11/9
133/3

 

"Darmian memiliki karakter dan bila dirinya menemukan konsistensi yang lebih baik dibanding saya, maka saya yakin dirinya akan beradaptasi dengan sangat baik," ujar Macheda, dinukil dari Tuttomercatoweb.

"Sepakbola Inggris lebih mementingkan fisik dan di posisinya, sangat penting untuk bisa menyerang dan bertahan dengan sama baiknya. Tapi Darmian sudah memiliki karakteristik yang cocok dengan hal tersebut.

"Memakai seragam kebesaran United jelas merupakan sebuah tanggung jawab besar, karena di bahu Anda ada beban sejarah emas yang dimiliki United. Anda menyadari hal itu setiap kali bermain.” 

Jadi, siapakah sebenarnya Darmian ini?

Lahir di Legnano pada 2 Desember 1989, Darmian mulai berlatih sepakbola di Descaldina dan dilatih oleh ayahnya sendiri, Giovanni, yang juga merupakan pelatih di Oratorio. Bakatnya mengolah si kulit bundar mendapat atensi Beniamino Abate, mantan kiper yang ditugaskan AC Milan mencari bakat-bakat muda di Lombardy. 

Keseriusan Darmian berkarier di lapangan hijau pun dimulai bersama tim junior Milan dan sempat melakoni debut di tim utama pada 28 November 2006 saat usianya 16 di ajang Coppa Italia versus Brescia, menggantikan Kakha Kaladze. Darmian kemudian disebut-sebut calon bintang masa depan I Rossoneri

Sayang, seperti kebanyakan pemain muda Italia lainnya, karier Darmian ternyata tak semulus harapan. Full-back berbakat ini gagal menembus tim inti Il Diavolo Rosso yang malah menjualnya ke Palermo dengan status kepemilikan bersama padahal sebelumnya tampil mengesankan di klub Serie B Padova. Harapan Darmian untuk bersinar pun kembali gagal setelah cedera membatasi kesempatannya tampil di musim 2010/11 bersama seragam Palermo. Di musim itu, ia hanya membuat 16 penampilan.  

Di balik pengalaman tak mengenakkan dengan cederanya, ada hikmah yang mungkin disyukuri Darmian saat ini. Ya, gara-gara cedera itulah Palermo meminjamkan pemain 25 tahun ini ke Torino, klub yang akhirnya melambungkan namanya. Posisi bek tengah menjadi miliknya di musim 2010/11 dan Torino yang tak mau menyia-nyiakan bakatnya rela merogoh kocek £500.000 guna mengakuisisi servisnya secara permanen dari Palermo dan Milan. 

Bersama Torino nama Darmian mulai mengilap. Konsistensi penampilannya di 37 pertandingan Serie A sepanjang musim 2013/14 membantu Torino finis peringkat tujuh dan melaju ke Liga Europa. I Granata dibawanya mengukir prestasi bersejarah dengan menembus babak 16 besar, sebelum didepak wakil Rusia Zenit St Petersburg. 

Penampilan ciamik di level klub tak lepas dari sorotan Cesare Prandelli sebagai arsitek tim nasional Italia. Ia ikut diangkut dalam skuat yang berjuang di Piala Dunia 2014 di Brasil. 

Darmian membuat fans Inggris mulai menyadari kehadirannya di turnamen empat tahunan ini, di mana ia tampil di semua pertandingan Italia sepanjang penyisihan grup. Darmian mentereng di tengah minornya prestasi Gli Azzurri di Brasil yang tersingkir di fase grup.

Ia menjadi pemain kunci dalam kemenangan 2-1 atas Inggris pada pertandingan pembuka. Kelengahan Danny Welbeck di sayap kiri dimanfaatkan dengan sempurna oleh Darmian untuk kemudian meneror full-back Leighton Baines yang berujung pada assist sempurna untuk gol Mario Balotelli. Sudah 13 caps bersama Italia dikantongi Darmian. 

Kekuatan utama Darmian terletak pada kemampuannya ikut membangun serangan, sementara fokusnya untuk kembali turun menjaga lini belakang pun tidak goyah. Ia juga serba bisa, karena ditempatkan sebagai bek tengah bukan halangan baginya. Inilah yang membuat banyak klub Eropa kepincut dengan talenta pemain kelahiran 25 tahun silam. 

 

 

United tentu tak mau kalah saing dalam perebutan tanda tangan Darmian. Pendekatan intensif terus dilakukan skuat Louis van Gaal, meski sempat mengalami penolakan dua kali dari Torino, selaku pemegang hak sang pemain. Usaha Setan Merah tak sia-sia, menurut kabar teranyar kedua klub telah mencapai kesepakatan untuk transaksi Darmian di bawah £13 juta. 

Hal ini dibenarkan Urban Cairo, presiden Torino, yang mengaku kesulitan mempertahankannya menyusul aksi impresif musim lalu. Klub yang tampil di Liga Champions disebut-sebut menjadi impian Darmian dan Cairo sendiri memberikan tenggat waktu hingga 12 Juli -ketika skuat kembali latihan- untuk menuntaskan transfer bintangnya. 

“Setiap orang yang datang ke kamp latihan pramusim akan bersama kami sepanjang musim,” ujarnya kepada La Stampa. 

“Minggu (12 Juli) akan menjadi deadline. Tiga tawaran datang untuk Darmin, tapi dengan hormat untuk klub peminat, saya tidak akan mengungkap siapa saja mereka. Darmian pemain luar biasa yang ingin berusaha dan memenangkan Liga Champions suatu hari nanti.” 

addResponsivePlayer('10d1trmfb52kk13nrlemjr33lf', '', '', 'perf10d1trmfb52kk13nrlemjr33lf', 'eplayer40', {age:1433393430745});