PSIS Semarang Ogah Jemawa Hadapi Persibas Banyumas

Penggawa Mahesa Jenar diliburkan dari latihan sebelum mempersiapkan diri menghadapi semi-final akhir bulan ini.

Manajemen PSIS Semarang mengingatkan pemain agar tidak memandang remeh Persibas Banyumas yang akan menjadi lawan mereka di semi-final turnamen Piala Polda Jateng 2015.

Sepanjang penyisihan Grup A, PSIS tampil perkasa tanpa menelan kekalahan. Mahesa Jenar memetik empat kemenangan, dan dua imbang. Sebagai pemuncak klasemen akhir Grup A, PSIS akan menghadapi Persibas yang menjadi runner-up Grup B.

Semi-finalis lainnya mempertemukan PSCS Cilacap dengan Persis Solo. Laga semi-final digelar dengan sistem kandang-tandang, serta digulirkan pada 24 dan 28 Juni.

Manajemen PSIS meminta pemain tetap waspada. Penasihat tim PSIS Wahyoe Liluk Winarto mengemukakan, antara PSIS dan Persibas sudah saling bertemu. Dalam partai uji coba di Stadion Satria itu, PSIS meraih kemenangan 2-0.

“Hasil uji coba itu tidak bisa menjadi parameter saat ini. Persibas telah banyak berbenah, dan kami harus waspada kebangkitannya,” katanya.

Usai laga versus Persis, Fauzan Fajri dkk diliburkan latihan. Direncanakan, tim kembali berlatih di Stadion Jatidiri pada 19 Juni, meski pemain menjalani ibadah puasa.

Sedangkan pelatih M Dofir mengungkapkan, sukses PSIS merajai Grup A merupakan hasil kerja keras pemain, manajemen, serta suporter.

“Kami juga berterima kasih kepada suporter yang selalu mendukung total. Pemain kerja keras untuk membuktikan yang terbaik,” ucap Dofir.

Sementara itu, pelatih Persijap Jepara Anjar Jambore Widodo memfavoritkan PSIS tampil sebagai kampiun. Anjar memuji mental bertanding anak-anak Kota Semarang.

“Tidak kaget jika PSIS menjadi juara grup. Tim ini sudah dipersiapkan matang. Kami juga memuji panpel PSIS yang menjamu Persijap sangat baik saat di Semarang. Saya berharap, tahun depan turnamen ada lagi,” tutur Anjar. (gk-18)