PSM Makassar Salut Langkah PT GTS Istirahatkan Wasit

Ada sembilan wasit yang diistirahatkan oleh operator ISC A menyusul performa mereka.

PT Gelora Trisula Semesta selaku operator Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 telah mengistirahatkan sembilan wasit yang dirahasiakan namanya. Langkah tersebut diambil karena performa wasit yang dinilai tak memuaskan dan kerap mengundang protes klub.

PSM Makassar, salah satu klub yang pernah memprotes kinerja wasit, mengapresiasi keputusan dari PT GTS. Terlebih, wasit Dodi Setia Purnama yang sempat mendapat protes keras dari pihak Juku Eja saat memimpin laga Madura United dan PSM juga masuk daftar wasit yang diistirahatkan.

"Yang saya salut GTS ini luar biasa, memecat sembilan wasit yang bandel. Kami sudah dapat laporannya, yang pimpin PSM lawan Madura sudah out," ungkap direktur klub, Sumirlan. "Ada sembilan, saya lupa namanya tapi wasit tengah dan hakim garis, ada juga asisten," sambungnya.

Sumirlan pun membeberkan bahwa pembenahan wasit memang harus dilakukan dan tindakan tegas terhadap wasit yang kerap melakukan kesalahan harus diambil. Dia juga menjelaskan kekhawatiran pelatih Robert Rene Alberts yang sempat bikin heboh karena teriak mafia wasit.

"Saya pernah sampaikan dalam rapat kepada pihak GTS, bahwa pertandingan itu jangan wasit yang menentukan skornya, yang menentukan permainan," beber mantan kapten PSM tersebut.

"Coach (Rene Alberts) tidak pernah mengatakan bahwa Madura mafia wasit, dia hanya berpikir apa di Indonesia masih ada mafia wasit seperti dulu. Dia tidak menuding GTS atau pihak Madura, dia hanya takut sepakbola Indonesia masih seperti dulu."

Topics