PSS Sleman & PSIS Semarang Klaim Tak Takut Pusamania Borneo FC

Topics

Pihak Pusamania Borneo pun merasa heran tim mereka dikaitkan dengan insiden 'sepakbola gajah' di laga PSS-PSIS.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter

Kasus 'sepakbola gajah' pada laga terakhir grup N Divisi Utama 2014 antara PSS Sleman kontra PSIS Semarang, Sabtu (25/10) lalu, memang menimbulkan pertanyaan besar. Pasalnya, terjadi lima gol bunuh diri di laga yang berkesudahan 3-2 untuk PSS itu.

Diduga, kedua tim melakukan hal itu lantaran enggan bertemu dengan Pusamania Borneo FC yang menjadi salah satu tim yang lolos ke empat besar dari grup P. Sementara ini, Pusamania berstatus sebagai runner-up grup P di bawah Martapura FC. Nah, yang memenangkan laga antara PSS melawan PSIS akan menjadi juara grup dan otomatis akan bertemu dengan Pusamania.

Namun, baik pihak PSS maupun PSIS membantah hal tersebut. "Semi-final kan rencananya disiarkan langsung kok. Mainnya juga di tempat netral. Kami siap bertemu siapa saja di semi-final," ucap Kairul Anwar, manajer PSIS kepada wartawan di kantor PSSI Pusat, Jakarta, Selasa (28/10).

Lebih lanjut, Kairul mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dalam laga tersebut. "Sempat PSIS mau walk-out. Tapi, pertandingan tinggal tiga menit. Para pemain kesal mas. Bayangkan, PSS cetak dua gol bunuh diri. Lalu, suporter mereka bilang 'Sukurin PSIS ketemu Borneo', maksudnya apa? Para pemain spontan kesal. Kami tak takut bertemu Borneo," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan manajer PSS, Suparjiono. "Kami ketemu siapapun tak ada masalah," kata Suparjiono, usai mengikuti sidang Komisi Disiplin PSSI.

Suparjiono juga mengungkapkan sudah memberikan penjelasan mengenai apa yang membuat terjadinya parade gol bunuh diri itu. "Tadi kami berikan rekaman golnya, komdis pun juga sudah punya. Kami beri penjelasan, soal gol bunuh diri tidak ada unsur sengaja. Pelaku tidak ada yang menyuruh. Harapannya, hanya diberikan peringatan secara tertulis," tambah Suparjiono.

Di lain pihak, manajer Pusamania Borneo, Tommy Ermanto, mengaku heran timnya disebut-sebut sebagai salah satu alasan mengapa bisa terjadi insiden 'sepakbola gajah' di laga PSS-PSIS.

"Kami sudah kalah lima kali lho. Apa sih yang ditakutkan dari kami? Catatan itu membuktikan bahwa kami ini tim yang bisa dikalahkan," jelas Tommy.

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.