PSSI Akui Sulit Wujudkan Keinginan Pelatih Timnas Soal Uji Coba

Timnas Indonesia baru melakoni satu uji coba jelang Piala AFF 2016.

Asisten pelatih tim nasional Indonesia Wolfgang Pikal sempat menuturkan bahwa idealnya tim Garuda melakukan empat uji coba lagi sebelum berjuang pada Piala AFF 2016 yang akan dimulai November mendatang.

Sejauh ini, baru uji coba kontra Malaysia di Solo yang sudah dilakoni Boaz Solossa cs. Uji coba tersebut sekaligus laga pertama Indonesia selepas status keanggotaan FIFA mereka dipulihkan, dan laga dimenangkan dengan skor 3-0.

Sayangnya, PSSI selaku federasi sepakbola Indonesia mengakui bahwa sulit untuk bisa mewujudkan keinginan Alfred Riedl untuk timnas melakukan empat uji coba lagi.

PSSI baru memastikan Vietnam sebagai lawan uji coba timnas yang akan dilakukan dua kali, kandang-tandang. Kepastian tanggal uji coba tersebut pun masih terus berubah-ubah hingga kini.

"Permasalahannya sulit (untuk uji coba), sulit dalam artian karena waktunya itu terbatas, apakah di November itu kita bisa main dua kali atau di Oktober bermain dua kali itu sulit," ungkap sekjend Azwan Karim.

Myanmar sebenarnya sudah mengajukan proposal untuk menjajal timnas pada akhir September ini di indonesia dan PSSI pun tak keberatan. Tapi, Riedl kurang setuju menerima tantangan tersebut.

"Myanmar sebenarnya kami (PSSI) ingin bermain di home, sebenarnya untuk memanjakan penonton, tapi permintaan Riedl juga lebih baik away, karena toh nanti Piala AFF (Filipina) di luar Indonesia," jelas Azwan.

"Jadi saya kira, agak sulit untuk menyelipkan satu home lagi di Indonesia," tukasnya.

Timnas sendiri sedang melakukan pemusatan latihan di Solo hingga 27 September mendatang. Tim pelatih ingin fokus mematangkan tim tanpa uji coba hingga September berakhir, itu juga yang jadi pertimbangan Riedl menolak tantangan Myanmar.