PSSI Belum Bisa Tentukan Nasib Timnas Indonesia U-19

Kendati gagal di Piala AFF, PSSI tetap menghargai perjuangan timnas U-19.

Federasi sepakbola Indonesia, PSSI, tetap mengapresiasi perjuangan dari tim nasional Indonesia U-19 pada ajang Piala AFF U-19 2016, yang digelar di Vietnam. Kendati tim racikan pelatih Eduward Tjong tersebut gagal lolos dari fase grup.

Persiapan disebut PSSI sebagai kelemahan dari Garuda Muda pada ajang ini. Dimas Drajad dan kawan-kawan memang hanya berbekal persiapan kurang dari dua bulan dan mayoritas pemain minim pengalaman bertanding internasional.

"Kita harus sadari bahwa memang waktu yang jadi handicap (kelemahan) kita di timnas Indonesia U-19 ini, karena memang waktu persiapan kita yang sangat pendek," ungkap sekretaris jenderal PSSI, Azwan Karim.

"Tapi meski bagaimana pun, kami tetap mengapresiasi adik-adik kita dan juga tim pelatih yang berani mengambil responsibility atau tanggung jawab di saat yang sulit ini dan berani bertanding dengan tim-tim yang punya waktu lebih banyak, dari sisi persiapan paling tidak," sambung dia.

Terkait masa depan tim U-19 dan jajaran pelatihnya, Azwan mengatakan bahwa PSSI belum bisa menentukan saat ini. Segala evaluasi akan dibahas setelah kongres pemilihan pengurus PSSI, pada 17 Oktober mendatang.

"Saya kira agak sulit untuk membicarakan hal tersebut karena PSSI akan melakukan kongres di Oktober tanggal 17, tapi saya kira secara general harus bisa dimulai setelah kompetisi berakhir," urai Azwan.

"Nanti kita sampaikan laporan lengkap ini kepada para Exco untuk dibicarakan lagi apakah ini akan lanjut atau akan dilakukan program ke depannya meneruskan program untuk anak-anak yang bertanding di AFF ini. Saya kira bisa terjawab setelah tanggal 17 Oktober," pungkasnya.