PSSI Gandeng Kepolisian Untuk Perangi Judi

Topics

Federasi siap perangi match fixing dengan serius.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter

Kasus pengaturan skor atau yang juga akrab dikenal dengan nama match fixing perlahan terus menggeragoti asas integritas dari sepakbola. PSSI pun memandang serius 'penyakit' tersebut dan menyatakan siap untuk memeranginya.

Pada rapat kerja PSSI yang digelar Minggu (7/12) malam, seluruh pelaku sepakbola tanah air termasuk petinggi federasi menyetujui untuk lebih serius menindak para pihak yang terlibat dalam pengaturan skor.

Untuk menghukum para pelaku tersebut, PSSI pun siap menggandeng pihak kepolisian agar bisa mengeksekusi pelaku di luar lapangan. Seperti yang dilontarkan ketua umum Djohar Arifin Husin. "Kami menyatakan perang terhadap judi dan match fixing," seru Djohar kepada media.

"Kami juga sepakat untuk membentuk badan intelejen dan minta ke Kapolri. Bapak Boy Rafli Amar ditunjuk, untuk memimpin tim integritas untuk perang terhadap match fixing. Suratnya sudah kami tandatangani 2 Desember kemarin," ungkap Djohar.

Di kesempatan yang sama, sekretaris jenderal Joko Driyono membeberkan alasan mengapa PSSI menggandeng kepolisian serta Interpol (kepolisian interasional) untuk memberantas judi sepakbola. "PSSI hanya berwenang (menghukum) pelaku di dalam sepakbola saja, sedangkan di luar sepakbola PSSI tidak berwenang," kata pria asal Ngawi itu.

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.