PT Liga Indonesia: Pembatalan Ini Untuk Memproteksi Klub

Tigor mengatakan pihaknya tidak ingin klub berada dalam situasi ketidakpastian lagi.

PT Liga Indonesia telah secara resmi membatalkan turnamen pramusim yang rencananya bakal dimulai pada 26 Mei nanti. Hal itu diputuskan lantaran PT Liga merasa tidak mendapatkan rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Sebelumnya, PT Liga telah mengirimkan surat permohonan rekomendasi kepada BOPI, Selasa (19/5). Surat balasan dari BOPI sendiri telah diterima PT Liga, hari ini.

Dalam surat balasan tersebut, BOPI meminta PT Liga untuk berkoordinasi dengan Tim Transisi terkait turnamen tersebut. Pada poin selanjutnya, BOPI pun memberikan arahan lanjutan setelah PT Liga berkoordinasi dengan Tim Transisi.

"Setelah berkoordinasi dengan Tim Transisi dan mendapat rekomendasi untuk menyelenggarakan Turnamen Pramusim 2015 tersebut, PT Liga Indonesia mengajukan kembali permohonan rekomendasi kepada BOPI," tulis BOPI dalam suratnya kepada PT Liga.

Melihat balasan itu, PT Liga tidak ingin klub-klub peserta turnamen pramusim kembali mengalami ketidakpastian. Maka itu, mereka memutuskan untuk membatalkan turnamen tersebut.

"Ya, pasti mereka (klub) akan kecewa. Tapi itu dilakukan karena kami ingin memproteksi klub dari ketidakpastian ini, yang bisa menimbulkan kerugian lebih besar. Jangan sampai pas H-1 atau H-2 malah tidak jadi lagi seperti yang sebelumnya," kata Tigorshalom Boboy, sekretaris PT Liga dalam jumpa persnya, Rabu (20/5).

Di samping itu, Tigor kembali menegaskan pihaknya tidak ada hierarki untuk berhubungan atau berkoordinasi dengan Tim Transisi. "Semua properti kompetisi, turnamen, itu ada di bawah PSSI. PT Liga Indonesia sebagai Perseroan sahamnya juga dimiliki PSSI. Maka hierarkinya kami ada di bawah PSSI," tuturnya.

"Rencana ke depannya, kami akan melaporkan ke manajemen termasuk pemegang saham mengenai keputusan ini. Kami sudah menyampaikan hal ini ke klub secara resmi. Kita tunggu saja untuk rencana ke depannya seperti apa, karena kami belum bisa memutuskannya saat ini," tambahnya.

Topics
, , ISL