Pusamania Borneo FC Kesal Duel Kontra Persib Bandung Ditunda

Manajamen Pusamania mengecam keputusan PT GTS, dan menganggap operator ISC A itu pilih kasih.

Manajemen Pusamania Borneo FC mengkritik PT Gelora Trisula Semesta (GTS) yang memenuhi keinginan Persib Bandung menunda pertandingan kandang melawan Pesut Etam di pekan ke-18 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

Dalam surat bernomor 226/GTS/VIII/2016 yang diterima Pusamania, PT GTS menyatakan laga antara Persib dan Pusamania, Sabtu (3/9), dijadwal ulang, dan digelar setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PONN) 2016 yang berlangsung di Jawa Barat.

“Ini lucu sekali. PON itu kan jadwalnya sudah sejak lama diketahui. Seharusnya mereka jauh-jauh hari sudah antisipasi ini. Ini kok sudah dekat-dekat baru sibuk ganti tanggal lah, ganti stadion lah, dan hebatnya malah diakomodir. Keputusan sepihak lagi,” cetus media officer Pusamania Abe Hedly Sundana dikutip laman resmi klub.

“Jadwal berubah tanpa ada dengar lagi suara dari pihak lawan. Penetapan jadwal pun tidak jelas, kabarnya ditentukan sehabis PON, tapi info-infonya bakal ditaruh ke Desember. Hebat ya, tersistematis sekali orang-orang yang urus ini. Mereka cuma dengar keluhan satu pihak, enggak mikir lagi keluhan pihak lain. Inikah semangat kebersamaan untuk menuju sepakbola Indonesia lebih baik?”

Abe menambahkan, Persib bisa mencontoh klub lain yang kesulitan akibat ketiadaan stadion, seperti Persija Jakarta. Persija terpaksa melakukan laga kandang di luar Jakarta, karena Stadion Gelora Bung Karno direnovasi untuk Asian Games 2018.

Pusamania makin kecewa ketika permohonan mereka agar pertandingan melawan Perseru Serui di Stadion Marora beberapa waktu lalu digeser ditolak. Hal itu dilakukan Pusamania, karena mereka kesulitan mendapatkan tiket penerbangan ke Serui. Akibatnya, Pusamania dinyatakan kalah walk-over (WO).

“Operator hanya mengakomodir keinginan klub-klub tertentu, sementara klub-klub lain ditegas-tegaskan dengan peraturan. Kenapa harus begini? Apa perlu kita punya saham dulu biar bisa dianakemaskan?” keluh Abe. 

“Waktu kami tidak dapat tiket lawan Perseru, mereka langsung nyatakan kami kalah WO. Padahal sebelumnya kami juga berkeluh soal susahnya mendapatkan tiket penerbangan ke sana.”

Kekecewaan juga dilontarkan bek Pusamania Zulkifli Syukur. Menurut Zulkifli, ada opsi lain yang bisa ditempuh Persib jika kesulitan menggelar laga kandang. Persib bisa menggelar pertandingan tersebut di luar Jawa Barat.

“Kecewa dengan adanya pengunduran jadwal ini, dan saya pikir banyak opsi untuk bisa melaksanakan pertandingan ini. Mungkin dengan cara pindah stadion ke Jawa Timur atau Jawa Tengah, karena ada beberapa tim yang melakukan itu. Contohnya Persija,” kata Zulkifli.