RADAR TRANSFER: Keylor Navas, Kiper Kosta Rika Asal Planet Mars

Jika ada aktor vital yang membawa Kosta Rika sejauh ini di Piala Dunia 2014, maka itu adalah Keylor Navas.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter
Transfer musim panas telah dimulai sejak 1 Juli kemarin! Yang spesial, tentu banyak nama yang mencuat dan tiba-tiba jadi properti panas seiring gelaran Piala Dunia 2014 Brasil yang dimulai tepat 12 Juni lalu.Brasil sendiri memang memunculkan nama-nama baru yang menggiurkan, namun tak tertinggal juga bahwa para pemain yang sudah lama menjadi bidikan klub-klub top Eropa semakin menunjukkan kualitasnya di ajang empat tahunan itu.Salah satu yang bersinar dan pantas menjadi perhatian adalah pahlawan Kosta Rika di bawah mistar, siapa lagi kalau bukan Keylor Navas! Ya, pemain berusia 27 tahun itu bukan nama baru yang laris dibicarakan. Pasalnya, sebelum gelaran Piala Dunia dihelat, Navas sudah santer diberitakan jadi bidikan Atletico Madrid hingga klub Inggris, Liverpool.Andil besarnya membantu Ticos (julukan Kosta Rika) hingga babak perempat-final mempertegas bahwa Navas memang layak jadi incaran banyak klub Eropa. Bukan hanya refleks yang mempesona, tapi Navas juga menunjukkan jiwa kepemimpinan untuk mengkoordinasi barisan belakang Kosta Rika yang solid itu.
Profil. Navas lahir di San Isidro, Kosta Rika, 15 Desember 1986. Pemain yang kini membela klub asal La Liga Spanyol Levante itu boleh dibilang baru mencuri perhatian sejak penampilan apiknya musim lalu berseragam Les Granotes.

Kecermatan Navas membaca arah bola juga keberanian dia untuk menerjang lawan ketika one-by-one membuat Levante yang duduk di posisi sepuluh klasemen akhir hanya kejebolan 43 gol, atau paling sedikit kelima di antara 20 peserta. Empat klub teratas dengan jumlah kejebolan paling sedikit pun merupakan big four musim lalu. Jadi, boleh dinilai bahwa Navas sangat penting untuk tim berjuluk The Frog itu dan layak membela tim papan atas.Penjaga gawang yang memulai karier di klub lokal Deportivo Saprissa pada 2005 telah mengamankan tempat utama di timnas Kosta Rika sejak 2008. Navas mulai dilirik ketika membantu Saprissa juara Liga Apertura 2008/09, di mana tahun tersebut merupakan musim pertama dia dipercaya menjadi kiper utama.
Nama Navas sendiri sebenarnya sudah harum sejak tahun 2009, sang pemain meraih gelar Kiper Terbaik CONCACAF Gold Cup karena membantu Kosta Rika mencapai semi-final, dan hanya kalah dari Meksiko lewat adu penalti.Tak lama, klub Eropa melirik Navas. Namun sekedar klub divisi dua Spanyol Albacete yang sadar akan bakatnya pada 2010. Performa menawan Navas berbaju Albacete disadari oleh Levante, Navas pun dipinang dengan status pinjaman pada 2011 sebagai kiper pelapis.Kelihaian Navas saat dipercaya menjadi pelapis Gustavo Munua membuat Levante memutuskan untuk menjadikannya pilihan utama. Ia pun dipermanenkan di tahun 2012 dan terus membantu klub bertahan di La Liga setelah sempat turun kasta pada 2011.Di Piala Dunia nama Navas semakin fenomenal ketika menjadi pahlawan Kosta Rika dengan menyelamatkan gawang dari tendangan penalti Theofanis Gekas.Hingga kompatriotnya, Celso Borges, menyebut bahwa Navas lahir di planet Venus atau Mars karena begitu luar biasa ketika mengamankan gawang negaranya itu.Kemampuan. Kiper yang dikenal religius itu menjadi sosok yang selalu tenang di bawah mistar gawang. Sebagai orang terakhir di lini pertahanan sudah pasti Navas memiliki refleks yang luar biasa baik. Bukan hanya sekedar refleks, Navas memiliki penempatan posisi yang baik sehingga memudahkan dia untuk menjangkau setiap ancaman dari lawan.Ia juga sosok yang berjiwa pemimpin di jantung pertahanan. Oscar Duarte dan kolega akan selalu mendapat arahan darinya untuk memperagakan compact defense demi menjaga pertahanan Kosta Rika. Sosoknya tak pernah terlihat hilang fokus mengingatkan barisan belakang tetap terorganisir.
"Dia pemimpin di dalam dan luar lapangan. Dengan penyelamatan-penyelamatannya, kami selalu mendapatkan kesempatan kedua. Dia juga pribadi hebat, jadi saya pikir dia pantas memperoleh segala atensi ini. Dia sekarang jadi pusat perhatian, tapi sedari awal kami sudah tahu betapa hebatnya dia,” puji Celso Borges usai Kosta Rika kalahkan Yunani. Prediksi. Atletico Madrid dikabarkan jadi klub terdepan untuk mendaratkan Navas. Maklum, kubu Diego Simeone butuh suksesor dari Thibaut Courtois yang dikabarkan akan pulang ke Chelsea.Banderol €7 juta merupakan klausul penjualan dari Navas yang akan habis kontraknya kurang dari setahun. Namun dikabarkan, bahwa kubu Levante inginkan mahar lebih untuk Navas bisa diboyong ke Vicente Calderon. €10 juta jadi harga yang diminta oleh sang pemilik untuk merelakan Navas pergi.Arsenal dan Liverpool pun jadi klub yang dikabarkan sangat ngebet akan jasa Navas. Namun tampaknya La Liga Spanyol masih jadi liga yang terbaik untuk pemilik jersey nomor satu Kosta Rika. Atletico bakal jadi destinasi ideal untuknya. Karena persaingan di Liverpool atau Arsenal bisa jadi penjegalnya di usia emas.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics