Rahmad Darmawan Evaluasi Penyelesaian Akhir

Peluang yang menghantam mistar dan tiang gawang juga masuk ke dalam bahan evaluasi RD.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA Kendati produktivitas gol Persebaya Surabaya tergolong tinggi sepanjang Agustus, pelatih Rahmad Darmawan tetap menyoroti penyelesaian akhir agar menjadi lebih baik lagi di dua sisa laga grup timur.

Dari empat laga Persebaya di Indonesia Super League (ISL) 2014 sepanjang Agustus, Bajul Ijo melesakkan 14 gol, dan hanya kebobolan sekali. Torehan itu tidak serta merta membuat Rahmad puas.

Saat menjungkalkan Persepam, para pemain Persebaya banyak membuang peluang. Setidaknya ada empat peluang emas yang membentur tiang dan mistar gawang Laskar Sapeh Kerap.

“Empat kali kena mistar dan tiang adalah bagian dari permainan, meski tetap masuk dalam evaluasi. Saya bersyukur, hal itu tidak membuat anak-anak frustrasi, dan tetap bermain bagus untuk memenangi pertandingan,” jelas RD, sapaan Rahmad.

RD juga cukup puas dengan performa yang diperlihatkan Fandi Eko Utomo usai pulih dari belitan cedera. Pemain mudah tersebut dimasukkan pada menit ke-71 menggantikan M Ilham di laga melawan Persepam.

“Keistimewaan Fandi memang belum terlihat, tapi ia sudah bisa bermain sabar, dan menghadirkan kombinasi yang bagus buat tim. Ini yang dibutuhkan Persebaya dalam dua laga away nanti,” puji RD.

Skuat Persebaya bertolak ke Kalimantan Timur untuk melakoni dua pertandingan sisa. Bajul Ijo terlebih dahulu dijamu Mitra Kukar, Selasa (2/9), dan tiga hari kemudian menjalani laga pamungkas melawan Putra Samarinda di Palaran.

Namun, permasalahan tunggakan gaji selama dua bulan masih membayangi Persebaya. Rencana manajemen yang akan memberikan keterangan seputar tunggakan gaji pemain usai lawan Persepam juga hanya isapan jempol belaka.

“Saya sudah bilang, memang belum ada kepastian terkait pertemuan itu. Sebab kalau membicarakan gaji, harus ada Pak Diar [Kusuma Putra, Direktur PT Mitra Muda Inti Berlian] juga. Beliau kan sebagai pemimpinnya. Jadi, beliau bisa jelaskan ke pemain tentang kondisi tim. Kalau tidak ada beliau, ya tidak bisa," tutur asisten manajer tim Persebaya, Amran Said Ali. (gk-43) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.