Ramon Calderon Sindir Persyaratan Menjadi Presiden Real Madrid

Perubahan yang dilakukan Perez disebut tidak demokratis...

OLEH GUNAWAN WIDYANTARA Ikuti di twitter

Ramon Calderon mengkritisi keputusan Florentino Perez yang mengubah aturan bagi kandidat penantang kursi presiden Real Madrid.

Perubahan terkini dari prosedur tradisional pemilihan membuat siapapun yang ingin menjadi presiden harus berstatus pemegang tiket musiman minimum selama 25 tahun sekaligus sanggup menggaransi 15 persen bujet operasional tim yang berkisar di angka €77 juta.

Calderon yang menjadi penguasa di Santiago Bernabeu antara Juli 2006 dan Januari 2009 menilai perubahan tersebut sebuah kendala besar bagi siapapun untuk menantang Perez hingga tidak demokratis.

"Saya lebih baik membicarakan hal bagus lainnya yang sekarang ada di Real Madrid, tetapi secara sosial tim ini tidak dijalankan dengan baik," ujarnya pada Sky Sports.

"Perez mengubah aturan dan sekarang tidak seorangpun yang berani menjadi presiden atau mengubah hal-hal tertentu."

"Hal seperti ini seperti yang saya sebut sebelumnya buruk bagi klub. Ini bukan demokrasi. Perez selalu mengatakan klub adalah milik para anggota tetapi kenyataannya tidak," tandasnya.

addCustomPlayer('16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', '', '', 620, 540, 'perf16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', 'eplayer4', {age:1407056178000});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics