Raungan Knalpot Motor Ganggu Pelatnas Timnas Indonesia

Pikal menyatakan, suara bising dari knalpot membuat instruksi pelatih sulit didengar pemain.

Jajaran pelatih timnas Indonesia merasa kesal dengan suara bising knalpot dari kegiatan balapan di sekitar halaman parkir Stadion Manahan Solo hari ini yang mengganggu pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Stadion Manahan memang kerap dijadikan ajang balapan, termasuk latihan beberapa klub motor di kota tersebut. Apalagi di tempat ini ada kegiatan reguler Manahan Grand Prix. Pekan lalu, Manahan Grand Prix 2016 baru menuntaskan seri kelima.

“Benar, balapan liar di sekitar parkir stadion sangat mengganggu latihan. Kadang, pelatih beri instruksi tak terdengar oleh pemain,” ungkap asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal dikutip laman Jawa Pos.

“Saya sudah hubungi terkait. Kami sudah ada solusi. Ini hanya di stadion saja, di hotel tidak ada kok.”

Sementara itu, pelatih Alfred Riedl tidak akan memanggil kiper baru untuk menggantikan Dian Agus Prasetyo yang tak memperoleh izin dari klub mengikuti pelatnas timnas senior.

“Karena TC ini sifatnya, jadi tidak ada penambahan kiper menggantikan Dian Agus. Kami memang mengalami kesulitan memilih kiper, sebab ada aturan maksimal dua pemain dari tiap klub,” ucap Riedl.

Pada hari kedua pelatnas, Riedl memberikan menu latihan cukup berat. Beberapa posisi pemain pun dicoba untuk mendapatkan skema sesuai keinginannya. Begitu juga dengan menu penguasaan bola dan taktik, serta peningkatan daya tahan tubuh.

“Latihan ini masih mencari pemain ideal untuk beberapa posisi. Saya menginginkan seluruh pemain bisa memahami menu latihan sesuai dengan strategi dari tim pelatih,” kata Riedl.

“Hasil dari Solo akan dilihat dalam beberapa uji coba. Selain itu akan ada TC lanjutan sebelum menentukan pemain yang sesuai kebutuhan tim.”