Rencana Transfer AS Roma Musim Panas Ini

Menggaet penyerang kelas dunia, kiper yang lebih muda, dan menahan kepergian para gelandang bintang menjadi prioritas Giallorossi di musim panas ini.

Musim panas ini mungkin bakal menandakan salah satu transfer paling krusial dalam sejarah modern AS Roma . Alasannya jelas, Roma punya ambisi untuk menggeser dominasi Juventus setelah dalam dua musim terakhir hanya sanggup menjadi runner-up Serie A Italia di bawah Si Nyonya Tua . Transfer pemain menjadi cara yang paling ampuh untuk mewujudkan target Roma itu.

Musim lalu, Serigala Ibu Kota sebenarnya tampil impresif di awal musim dan menunjukkan kesiapan mencaplok Scudetto untuk pertama kali sejak 2001. Apa daya, performa jeblok di paruh kedua musim membuat Roma malah harus bersusah payah mengamankan tiket ke Liga Champions yang untungnya berhasil digapai.

Para pemain baru yang didatangkan dalam dua jendela transfer, terutama Juan Iturbe dan Seydou Doumbia, nyatanya tidak banyak membantu. Cedera berkepanjangan yang dialami Kevin Strootman dan Leandro Castan juga semakin membuat kekuatan skuat Rudi Garcia semakin melemah.

Bagaimanapun, pengalaman di musim lalu tersebut harus dijadikan pelajaran berharga untuk menyongsong musim 2015/16. Terlebih, visi presiden klub James Pallotta untuk terus memangkas gap dengan Juventus mengalami perkembangan berarti dengan rencana stadion baru yang pembangunannya segera dimulai .

Kehadiran Stadio della Roma tersebut tentu saja memunculkan optimisme. Namun sebelumnya, Giallorossi harus mampu menjawab tantangan Romanisti dengan cara melakukan akitvitas mercato secara jitu pada musim panas ini.

 

TARGET TRANSFER

Tugas pertama telah tercapai: mengamankan Radja Nainggolan. Ya, Nainggolan menjadi milik Roma sepenuhnya setelah membeli separuh kepemilikannya dari Cagliari. Ini menjadi kabar gembira pertama mengingat betapa krusialnya sosok gelandang berdarah Batak itu sejak datang pada Januari tahun lalu. Giallorossi juga sudah menguasai penuh hak kepemilikan Andrea Bertolacci dari Genoa.

Setelah mengamankan servis duo gelandang tersebut, belum ada tanda-tanda aktivitas transfer Roma bakal berhenti. Sebaliknya, terdapat sekumpulan incaran beken, terutama menyangkut penguatan pada dua sektor prioritas, yakni penyerang dan kiper.

Lini depan menjadi yang paling darurat. Sang ikon yang segera berusia 39 tahun, Francesco Totti, ternyata menjadi topskor klub musim lalu dengan 10 gol - sebuah statistik singkat yang menggambarkan betapa Roma sedang krisis striker. Kegemaran pelatih Rudi Garcia menggunakan tridente di lini depan membuat Roma bukan cuma butuh stok penyerang berlimpah namun juga harus produktif.

Muncul nama Carlos Bacca yang tampil ciamik untuk Sevilla di musim lalu. Namun, peluang Roma mendapatkan Bacca kian tipis setelah striker Kolombia itu dikabarkan sudah sepakat ke AC Milan. Bacca boleh lepas, namun masih ada Edin Dzeko yang direkomendasikan oleh rekan senegaranya asal Bosnia-Herzegovina, Miralem Pjanic. Mayoritas pembaca Goal Indonesia juga merekomendasikan bomber Manchester City itu merapat ke Olimpico.

Lebih lanjut, terdapat spekulasi untuk meminjam sekaligus memulangkan Ciro Immobile (Borussia Dortmund) atau Juan Cuadrado (Chelsea) ke Italia setelah keduanya gagal memberikan impak berarti di Jerman dan Inggris.

Selain nama-nama tenar dari klub luar negeri tersebut, deretan attacante asal Serie A juga tak boleh diremehkan. Gonzalo Higuain menjadi transfer idaman, namun Napoli dengan tegas hanya akan melepas striker Argentina itu di angka €94,7 juta. Striker Sampdoria Eder dan sayap Genoa Iago Falque bisa dijadikan incaran yang lebih realistis.

Target berikut adalah portiere anyar sebagaimana Roma sedang mencari kompetitor sekaligus calon suksesor Morgan De Sanctis yang telah berumur 38 tahun. Samir Handanovic dan Iker Casillas disebut-sebut menjadi kandidat. Namun peluang lebih nyata ada pada Sergio Romero sebagaimana kiper Argentina itu bakal berstatus free agent setelah habis kontrak di Sampdoria bulan depan.

Sektor bek juga sejatinya butuh penguatan walau tidak terlalu segenting penyerang. Roma bisa memanfaatkan situasi Gregory van der Wiel dan Lucas Digne yang hanya menjadi pilihan kedua di Paris Saint-Germain. Kedatangan Van der Wiel dan Digne akan menyegarkan para full-back Roma yang sudah menua seperti Maicon, Vasilis Torosidis, dan Ashley Cole.

 

PEMAIN YANG MUNGKIN HENGKANG

Roma tentu sangat berharap tidak ada para pemainnya yang pergi, namun mereka tetap harus mengucapkan selamat tinggal kepada beberapa pemainnya. Gervinho tinggal selangkah lagi merampungkan transfer ke Al Jazira kendati penyerang Pantai Gading itu masih punya kontrak di Olimpico hingga 2018. Klub Uni Emirat Arab itu dilaporkan siap menggelontorkan dana segar €13 juta kepada Roma.

Pemain lain yang punya probabilitas tinggi untuk pergi adalah Mattia Destro . Striker yang dipinjamkan ke AC Milan di paruh kedua musim lalu itu diyakini sudah sepakat bergabung dengan AS Monaco. Lukasz Skorupski disinyalir juga sedang mencari tantangan baru setelah hanya berstatus kiper kedua dalam dua musim terakhir.

Lebih lanjut, masa depan para gelandang masih menjadi bahan pergunjingan. Penjualan Miralem Pjanic dan Radja Nainggolan mungkin akan membuat rekening bank Roma menggelembung, namun keduanya jelas akan dipertahankan sekuat tenaga mengingat Kevin Strootman masih dibekap cedera sedangkan Daniele De Rossi bakal memasuki usia 32 tahun pada Juli mendatang.

 

MANAJER

Rudi Garcia sudah dipastikan tetap menjadi penghuni kursi panas Olimpico sebagaimana diungkapkan oleh presiden klub, James Pallotta. “Saya dan Rudi Garcia berada dalam lembar halaman yang sama persis. Saya melakukan sesuatu sama seperti yang dia lakukan,” tutur pengusaha asal Amerika Serikat itu.

Namun, masa depan Garcia sejatinya masih menjadi pertanyaan. Hanya nyaris mengudeta Juventus dalam dua musim beruntun mungkin bisa dimaafkan, namun eks pelatih Lille itu dianggap tak cukup jitu dalam transfer pemain. Ini bisa menjadi pemicu keretakan hubungannya dengan klub. Pasalnya, pihak manajemen sudah bersedia menuruti keinginan Garcia dengan mendatangkan Iturbe dan Doumbia. Namun semua orang sudah tahu performa sebenarnya kedua penyerang itu yang ternyata tidak setara dengan harga yang dikeluarkan.

Walau begitu, Garcia sepertinya bakal kembali diberikan kesempatan pada musim panas ketiganya di ibu kota Italia ini. Entah rencana transfer apa yang sedang disiapkan Garcia bersama direktur olahraga Walter Sabatini, namun yang jelas mereka tidak boleh mengulangi kesalahan di musim lalu. Jika tidak, pemecatan menjadi hal logis dan Roma harus mengulang dari nol untuk mengejar Juventus.  

 

PREDIKSI FORMASI

Kecil kemungkinan formasi 4-3-3 bakal dilengserkan di musim 2015/16. Namun semuanya tetap bergantung pada keputusan Rudi Garcia dan seperti apa para rekrutan anyar klub.

Romero sangat mungkin menjadi kiper utama jika ia berhasil ditarik dari Sampdoria. Ia akan dilindungi Davide Astori dan Kostas Manolas di jantung pertahanan dengan kedua sisi ditopang oleh Holebas dan Maicon. Namun, kedatangan Van der Wiel dan Digne serta sembuhnya Castan dari operasi otak bisa membuat back-four Roma punya beragam alternatif.

Lini tengah tidak akan mengalami banyak perubahan dengan Nainggolan, Pjanic, dan De Rossi kembali siap membentuk poros triumvirate nan tangguh. Ada harapan centrocampo Roma bakal sejajar dengan Juventus, namun dengan syarat Kevin Strootman pulih sepenuhnya dari cedera, Seydou Keita jadi memperpanjang kontrak, dan Bertolacci mampu beradaptasi dengan cepat.

Persaingan paling panas bakal terjadi di lini depan setelah Garcia tidak punya nama paten untuk mengisi salah satu dari tiga tempat yang tersedia. Adam Ljajic mungkin yang paling mendekati. Ia akan mengisi sektor kiri dan bersaing dengan Ibarbo. Di kanan, Alessandro Florenzi dan calon rekrutan anyar seperti Cuadrado dan Falque akan saling berlomba. Sementara kedatangan penyerang tengah anyar, entah Bacca atau Dzeko, jelas akan menggeser peran Totti, Doumbia, hingga youngster Daniele Verde.

 

Topics
, Roma,