Roy Keane: Marouane Fellaini Jadi Kambing Hitam Di Manchester United

Mantan kapten Setan Merah itu meyakini Fellaini mendapatkan kritik yang tidak adil dari suporter selama tiga tahunnya di klub.

Roy Keane membela Marouane Fellaini dan meyakini gelandang internasional Belgia itu menjadi kambing hitam di Manchester United.

Keane, yang menjadi asisten pelatih Martin O’Neill di Republik Irlandia, akan membantu mengarahkan negaranya melawan Belgia pada Sabtu (18/6) nanti, dengan kedua kubu sama-sama bertekad mencari kemenangan pertama di Grup E di turnamen Euro 2016.

Fellaini didatangkan ke Old Trafford dari Everton oleh David Moyes di kisaran 27,5 juta poundsterling, dan yang bersangkutan kerap kesulitan untuk mendapatkan tempat reguler di lini tengah Setan Merah.

Namun Keane meyakini pemain 28 tahun itu sejatinya telah mencatatkan dampak positif selama tiga tahunnya di klub tersebut.

“Saya menyukai Fellaini,” kata Keane. “Saya pikir kritik yang ia dapat ketika ia membela United sedikit berlebihan.

“Saya rasa itu terjadi karena ia datang di menit terakhir ketika David Moyes masih di sana, dan fans mungkin dengan cepat menaruh harapan besar padanya.

“Saya pernah menyaksikannya secara langsung beberapa kali, ketika United tidak tampil bagus, dan saya rasa dia bermain bagus. Namun dia terlihat seperti kambing hitam di mata fans.

“Kita akhir-akhir ini melihat dia mencetak sejumlah gol penting. Saya menyukainya. Saya menyukai dia sejak di Everton dan saya rasa dia adalah pemain bagus untuk Man United.

“Adapun kritik yang ia dapat, saya rasa dia itu lebih sering menjadi kambing hitam ketimbang pemain lain, yang mana bisa terjadi ketika seorang manajer mendatangkan pemainnya.

“Sebaliknya, mereka [suporter] harusnya mengkritik para pemain berpengalaman di United yang tidak membantu tim atau yang tidak membantu manajer baru. Namun itu adalah cerita lain.”