Rutin Ditekel & Ditendang, Eden Hazard Tetap Senang

Kendati sering dikasari lawan-lawannya, sayap asal Belgia ini justru merasa senang karena membuatnya semakin termotivasi untuk melewati mereka.

Sayap andalan Chelsea Eden Hazard mengaku tidak terlalu mempermasalahkan perlakuan kasar yang sering didapatkannya dari bek-bek di Liga Primer Inggris.

Ia justru merasa senang dengan hal tersebut karena membuatnya semakin termotivasi untuk terus berlatih keras sehingga pada akhirnya ia bisa melewati ganjalan dan tekel dari sang lawan.

“Terkadang, saya merasakan sakit selepas laga. Saya harus memakai obat antiradang atau semacamnya. Saya suka menggiring bola, oleh karena itu saya mendapat banyak tekel dan tendangan. Tetapi inilah sepakbola,” terang Hazard kepada The Observer, Minggu (26/7).

“Ketika saya merasa sakit, saya akan mencoba tersenyum, tetap bahagia. Jika saya tidak berlatih keras, bek-bek sudah pasti akan ‘membunuh’ saya. Ini sudah menjadi tugas saya [untuk menjadi pemain yang kerap dikasari]. Jika wasit bisa melindungi saya, itu akan lebih baik.”

“Yang terburuk terjadi saat melawan Stoke di musim lalu dengan Phil Barsley. Ketika melihat cuplikan laga, sungguh gila rasanya. Saya terus bermain meski saya mendapat banyak tendangan. Namun saya tidak peduli. Saya hanya ingin mencetak gol,” imbuhnya.

Lebih lanjut Hazard menjelaskan, ‘rasa senang’ mendapat ganajalan dari lawan ini merupakan kebiasaan yang ia bawa sejak masa muda. “Saya tidak pernah bereaksi ketika mendapat tekel. Saudara saya mungkin banyak membantu sebagaimana ia mencoba merebut bola dari saya, dan tentu saja ia menendang saya. Jadi ini sudah menjadi kebiasaan,” jelasnya.

Musim lalu, Hazard tampil gemilang dengan catatan 19 gol dari 52 partai di semua ajang sehingga membawa The Blues merengkuh titel Liga Primer dan Piala Liga seiring ia juga terpilih menjadi Player of the Year versi PFA.