Samsul Arif Tak Pedulikan Rekor Gol

Samsul menegaskan, ia hanya memikirkan untuk memperlihatkan performa terbaik bila mendapat kepercayaan dari pelatih.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter
Striker Arema Cronus Samsul Arif menegaskan, ia tidak mempedulikan dirinya telah mencatatkan rekor baru bersama Singo Edan, kecuali hanya ingin memperlihatkan performa terbaik membantu tim lolos ke semi-final.

Dua gol ke gawang Persipura Jayapura menjadikan Samsul sebagai pemain lokal dengan raihan tertinggi untuk urusan menjebol gawang lawan dengan torehan 15 gol.

Selain itu, tambahan dua gol ini juga membuat Samsul memecahkan rekor Pacho Rubio sebagai pencetak gol terbanyak di delapan besar, atau 12 besar Liga Indonesia 1999/2000. Saat itu, Pacho mampu melesakkan tiga gol. Dengan parameter tiga pertandingan, tentu saja raihan Samsul ini lebih banyak satu bola.

“Saya tidak peduli rekor, apalagi yang pecah di Arema. Sebagai pemain, saya akan terus berusaha maksimal jika mendapatkan kepercayaan dari pelatih. Saya berterima kasih kepada rekan-rekan yang memberikan saya kesempatan menendang penalti, dan umpan bagus,” kata Samsul kepada Goal Indonesia.

Samsul, yang mendapat pujian dari Jacksen F Tiago sebagai pemain Arema paling merepotkan, menyatakan, sanjungan pelatih lawan itu terlalu berlebihan.

“Saat mencetak gol, saya hanya ada di posisi yang tepat. Buktinya ketika posisi tidak tepat, gol juga tidak terjadi. Semua berkat perjuangan keras para rekan pemain yang sangat vital menentukan pertandingan ini. Mereka sangat hebat, dan punya motivasi untuk menang,” kata dia.

Suharno juga turut memberikan pujian kepada Samsul, meski khawatir dengan kondisi Samsul yang harus keluar lapangan setengah jam sebelum pertandingan selesai.

“Samsul terus membuktikan diri, dan layak untuk timnas Indonesia. Namun kami juga khawatir cederanya, semoga tidak parah. Biasanya, saat pemain masih bisa jalan, maka cederanya masih bisa sembuh cepat,” ucap Suharno.

Sementara itu, kesan merendah juga disampaikan Cristian Gonzales, setelah lama tidak bisa mencetak gol. El Loco mengakhiri masa paceklik dengan gol di menit akhir setelah mampu menyelesaikan umpan silang dari Benny Wahyudi.

"Tidak ada yang istimewa dari gol yang saya buat. Saya tidak bekerja sendirian, karena ada teman-teman yang memberikan umpan, dan saya menyelesaikan. Saya senang Arema menang, dan terus punya peluang untuk lolos,” imbuh Gonzales. (gk-48) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.