Satu Grup Dengan Italia & Korea Selatan, Jacksen F Tiago Minta Indonesia Tampil Lepas

Tim Indonesia siap menjalani petualangan mereka di Prancis pada final dunia Danone Nations Cup 2016.

Setelah melakukan persiapan selama sepuluh hari di kota Batu, Jawa Timur, tim SSB Salfast Banten yang merupakan perwakilan Indonesia untuk final dunia Danone Nations Cup (DNC) 2016 di Prancis telah bertolak, Selasa (11/10) pagi.

Mereka akan membawa nama Indonesia pada ajang yang dihelat di Stade de France, Paris, dan bersaing dengan 31 negara lainnya untuk jadi yang terbaik di final dunia DNC 2016. Indonesia sendiri berada satu grup dengan Afrika Selatan, Italia dan Korea Selatan.

Diramaikan lebih dari 400 anak usia 10-12 tahun dari 32 negara, final dunia DNC kali ini berlangsung mulai 13-16 Oktober. Gistang Panutur selaku marketing manager Danone AQUA merasa yakin Indonesia bisa mendapatkan hasil maksimal dengan arahan pelatih Jacksen Ferreira Tiago.

"Kami yakin tim siap memberikan yang terbaik. Di tahun-tahun sebelumnya Indonesia juga pernah menghadapi tim-tim yang memiliki nama besar dalam sepakbola dunia dan mampu mengalahkan mereka," kata Gistan dalam rilisnya.

"Namun kami juga tidak memberikan target spesifik bagi anak-anak Indonesia, yang terpenting adalah mereka bisa bersenang-senang, menjalin persahabatan dengan negara lain, serta merasakan kebanggaan mewakili Indonesia di kompetisi internasional," sambungnya.

Sementara itu, Jacksen yang juga pernah menjadi arsitek tim nasional Indonesia dan Persipura Jayapura ingin anak-anak bisa tampil lepas tanpa melihat siapa yang akan dihadapi. Selain bermain bola, Jacksen ingin tim Indonesia bisa memperkenalkan kultur mereka kepada tim lainnya.

"Ini adalah kali kedua saya mendampingi anak-anak Indonesia mewujudkan mimpi mereka di final dunia DNC. Saya mengamati bahwa kemampuan anak-anak dari seluruh dunia kurang lebih sama, maka hasil di final dunia ini bisa saja mengejutkan. Maka dari itu, semasa training camp di Malang, saya mengajak tim ini untuk bermain sepakbola dengan lepas dan bisa memanfaatkan pengalaman berharga ini dengan sebaik-baiknya,” tandas Jacksen.