Sejarah Hari Ini (1 April): Selamat Ulang Tahun, Ferenc Puskas!

Hari ini, 89 tahun lalu, seorang legenda lahir di Budapest dan sepanjang kariernya, ia mencatatkan 512 gol dalam 528 penampilan. Ferenc Puskás!

Hari ini, 89 tahun lalu, seorang legenda lahir di Budapest, Hongaria. Namanya adalah Ferenc Purczeld, namun nama keluarganya berganti menjadi Puskas karena tuntutan politik akulturasi. Sang bocah pun dikenal sebagai Ferenc Puskás.

Puskás muda mengawali karirnya di negara asalnya, Hongaria. Ia bermain di tim junior Kispest AC dan resmi bergabung ketika menginjak usia 12 tahun. Ia mencatatkan penampilan senior pertamanya di usia 16 tahun dalam laga kontra  Nagyváradi AC. Dua tahun kemudian, Puskás mulai jadi andalan Kispest AC soal membobol gawang lawan.

Kispest diambil alih oleh militer Hongaria sejak 1949 sehingga berganti nama menjadi Budapest Honvéd. Sebagai dampaknya, pemain mendapatkan pangkat militer. Puskás yang tampil gemilang mengenyam pangkat mayor dan dari situlah ia mulai dijuluki The Galloping Major. Bersama Honvéd, Puskas memborong serta lima gelar domestik dan menjadi topskor selama empat musim.

Prestasi Puskás tidak berhenti sampai di situ. Selama periode 1943-1955, Puskás tak pernah absen menghadirkan kejutan bersama timnas Hongaria. Ia berhasil menjuarai Piala Champions Balkan, Olimpiade, sampai Kejuaraan Eropa Tengah. Performa apiknya pun berhasil membuatnya dianugerahi gelar individu World Player of the Year 1953.

(Ki-Ka) Raymond Kopa, Hector Rial, Alfredo di Stefano, Ferenc Puskás, Francisco Gento

Adapun prestasi terbesarnya adalah membawa Hongaria ke partai puncak Piala Dunia 1954. Puskás mencetak tiga gol dalam dua pertandingan pertama melawan Korea Selatan (9-0) dan Jerman Barat (8-3). Namun, ia mengalami retak tulang engkel sehingga harus absen di pertandingan selanjutnya.

Di partai puncak, Puskás kembali menantang Jerman Barat walau cederanya belum pulih benar. Dengan retak tulang engkel, ia tetap berhasil mencetak gol keempatnya di turnamen tersebut. Sayang, Hongaria harus kalah dengan skor 3-2 di menit akhir. Puskás nyaris menyamakan kedudukan jelang bubaran, tetapi golnya dianggap off-side.

Hongaria mengalami revolusi politik Budapest dua tahun setelah final Piala Dunia. Beberapa pemain Honvéd, termasuk Puskás, memutuskan untuk meninggalkan negara asalnya. Tindakan ini ternyata menimbulkan sentimen di beberapa pihak dan UEFA akhirnya melarang Puskás bermain sepakbola selama dua tahun.

Setelah hukuman tersebut usai, Puskás tetap tidak mau kembali ke Hongaria dan Real Madrid jadi destinasi selanjutnya. Raksasa Spanyol itu terkesan dengan ketajaman sang penyerang dan memboyongnya pada 11 Agustus 1958 – sebelumnya Puskás ditolak oleh klub-klub Italia serta Manchester United.

Ternyata usia dan masa vakum dua tahun tidak menjadi masalah bagi Puskás. Ia beradaptasi dengan cepat di Madrid dan langsung mengklaim posisi penyerang inti. Di musim perdana, ia bahkan mencetak 25 gol dalam 34 penampilan di semua kompetisi.

Namun itu hanyalah awal dari kebangkitan karir Puskás. Sesuai pepatah, tua-tua keladi, makin tua makin menjadi, Puskás malah menggila ketika mendekati kepala empat. Ia mencatatkan 47 gol di musim selanjutnya dan selama 3 musim beruntun, ia mencatatkan lebih dari 40 gol dalam semusim.

Sepanjang masa baktinya di Madrid, ia berhasil memboyong lima gelar Liga Spanyol, satu Copa del Rey, tiga Piala Eropa, dan satu Piala Intercontinental. Di penghujung musim 1965/66, Puskás ikut ambil bagian dalam perjuangan Madrid memenangkan Piala Eropa, tetapi ia memutuskan untuk pensiun di akhir musim.

Ia mengakhiri karir pemainnya di usia 39 tahun dan mencatatkan 10 gol di musim pamungkas. Setelah itu, ia banting setir ke dunia manajemen dan memimpin beberapa klub, termasuk Panathinaikos yang berhasil ia bawa ke final Piala Eropa 1971. Setelah itu, ia berpindah-pindah klub dan akhirnya memimpin timnas Hongaria pada 1993. Tiga belas tahun kemudian, Puskás tutup usia setelah menderita Alzheimer dan pneumonia.

20 Oktober 2009, FIFA yang masih dipimpin oleh Sepp Blatter meluncurkan penghargaan dengan nama Puskás. Penghargaan ini diberikan kepada pemain dengan gol terindah dalam satu musim. FIFA mematenkan penghargaan ini dengan nama Puskás karena ia merupakan salah satu penyerang tertajam di abad 20, dengan mencetak 512 gol dalam 528 penampilan.

Selamat ulang tahun, Ferenc Puskas!

FERENC PUSKAS

Nama: Ferenc Puskás

Tanggal Lahir: 1 April 1927

Tempat Lahir: Budapest, Hongaria

Wafat: 17 November 2006 (79 tahun)

Klub: Budapest Honvéd (1943-1956); 

Real Madrid(1958-1966)

Koleksi Gelar (Pemain):

Budapest Honved

- Liga Hongaria (1949, 1950, 1952, 1954, 1955)

Real Madrid

- Liga Spanyol (1961, 1962, 1963, 1964, 1965)

- Copa del Rey (1962)

- Piala Eropa (1959, 1960, 1966)

Hongaria

- Liga Intercontinental (1960)

- Olimpiade (1952)

- Kejuaraan Eropa Tengah (1953)

Topics