Sejarah Hari Ini (1 Juli): Selamat Ulang Tahun Patrick Kluivert!

Salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Belanda, Patrick Kluivert, merayakan hari ulang tahunnya yang ke-39 tepat hari ini.

Lewat filosofi Total Football-nya, Belanda jelas tak bisa dilepaskan dari deretan bomber kelas kakap yang tak henti mereka lahirkan di setiap generasi. Salah satunya adalah mantan bomber Ajax Amsterdam, AC Milan, dan Barcelona, Patrick Kluivert. Tepat hari ini pria keturunan Suriname itu menginjak usia 39 tahun. Meski profesinya kini sudah beralih sebagai staf kepelatihan sepakbola, tak bisa dipungkiri jika Kluivert merupakan salah satu bakat sepakbola terbaik yang pernah dilahirkan Negeri Kincir Angin. Sosoknya adalah legenda. Tentu tidak mudah untuk mencapai status tersebut, namun Kluivert cenderung meraihnya dalam waktu yang relatif cepat. Ya, ia meledak di seantero Eropa dan dunia pada usia muda, namun cedera memaksanya meredup kala memasuki usia emas dan akhirnya gantung sepatu dini.                                   Kluivert melegenda bersama Barcelona dan AjaxMemulai karier di klub terbaik Belanda, Ajax Amsterdam, bersama deretan legenda lain macam Edgar Davids, Clarence Seedorf, dan Edwin Van Der Sar, Kluivert dikenal sebagai bagian dari generasi emas pamungkas De Amsterdamers. Mengukir caps profesional perdananya pada 21 Agustus 1994 di usia 18 tahun, Kluivert bertahan di Amsterdam Arena hingga tiga musim lamanya. Dalam periode itu ia berhasil mempersembahkan segudang gelar, mulai dari juara Eredivisie Belanda, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Toyota (Piala Dunia Antarklub).Kegemilangan Kluivert membawanya hijrah ke klub paling mentereng di Eropa saat itu, AC Milan, di musim panas 1997. Sayang, ia gagal memenuhi ekspektasi dengan hanya menceploskan sembilan gol dari 33 laga yang dilakoni. Kariernya di San Siro pun berakhir cepat dengan dilego ke Barcelona ketika musim berakhir.Dicap sebagai bakat gagal, Kluivert bangkit secara luar biasa dengan melegenda di Nou Camp. Meski hanya mempersembahkan sebiji gelar, yakni juara La Liga Spanyol 1998/99, striker bertipe poacher itu mampu melesatkan 120 gol dari 255 penampilannya bersama Barca. Sayang, cedera di musim dingin 2004, membuat kualitasnya terkikis drastis dan akhirnya djual ke Newcastle United di akhir musim 2003/04.Dalam usia emas, 28 tahun, Kluivert tetap tak bisa kembali ke bentuk permainan terbaiknya bersama Newcastle. Hal itu pun berlanjut lebih buruk kala dirinya berpetualang ke Valencia, PSV Eindhoven, dan akhirnya gantung sepatu di LOSC Lille pada usia 31 tahun.                                  Jadi top skor Euro 2000, Kluivert gagal antar Belanda juaraKegemilangan Kluivert di level klub yang berlangsung singkat, juga disalinnya ke timnas Belanda. Memulai debut di usia 18 tahun, Twenty Olly secara instan jadi langganan De Oranje lantaran mampu tampil kompak dengan seniornya di lini depan kala itu, Dennis Bergkamp. Sayang Kluivert gagal gemilang di turnamen mayor pertamanya, Euro 1996, lantaran masalah lututnya.Kesialan itu kemudian dilampiaskannya lewat performa luar biasa di babak kualifikasi dan Piala Dunia 1998. Mencetak total sembilan gol dari 16 partai dalam periode tersebut, Kluivert jadi aktor kunci keberhasilan Belanda menembus babak semi-final Piala Dunia 1998 di Prancis.Lambat laun Belanda makin tergantung padanya dan hal itu terbukti pada turnamen mayor selanjutnya, Euro 2000, yang mana Negeri Bunga Tulip jadi tuan rumah bersama Belgia. Kluivert keluar sebagai top skor turnamen lewat torehan lima gol. Dirinya juga terpilih sebagai striker tebaik turnamen. Namun sayang, pemain yang identik dengan No. 9 ini gagal mengantar negaranya jadi juara, karena tersingkir di babak semi-final oleh Italia.Selepas itu kariernya di timnas menurun cukup signifikan, seiring kegagalan Belanda menembus Piala Dunia 2002, di Korea Selatan & Jepang. Selepas turut serta di Euro 2004, Kluivert yang kala itu masih berusia 28 tahun tak pernah lagi kembali ke skuat The Dutch Eleven hingga gantung sepatu pada 2008. Total dirinya sukses mempersembahkan 40 gol dari 79 penampilan, yang sekaligus menjadikannya top skor kedua sepanjang masa timnas Belanda.Pasca gantung sepatu, Kluivert menekuni bidang kepelatihan sepakbola. Pelan-pelan kariernya menanjak, mulai dari asisten pelatih AZ Alkmaar, Brisbane Roar, NEC, timnas Belanda, hingga akhirnya kini jadi pelatih kepala di klub lokal Belanda, Curacao.

PATRICK KLUIVERT

Nama lengkap: Patrick Stephan Kluivert Tempat, tanggal lahir: Amsterdam, Belanda, 1 Juli 1976
Koleksi Gelar (Klub): Ajax Amsterdam: Eredivisie Belanda (1994/95, 1995/96), Liga Champions (1994/95), Piala Super Eropa (1995), Piala Toyota (1995)Barcelona: La Liga Spanyol (1998/99)PSV Eindhoven: Eredivisie Belanda (2006/07)Prestasi (Timnas Belanda)Piala Dunia 1998: Juara EmpatEuro 2000: Semi-finalEuro 2004: Semi-final 

Karier pemain:1994-1997: Ajax Amsterdam1997-1998: AC Milan 1998-2004: Barcelona2004-2005: Newcastle United2005-2006: Valencia2006-2007: PSV Eindhoven2007-2008: LOSC Lille   Karier timnas: 1994-2004: BelandaKarier Kepelatihan2008-2010: AZ Alkmaar2010: Brisbane Roar2010-2011: NEC2011-2012 Jong Twente2012-2014: Timnas Belanda2014-...: Curacao  
  97 laga (50 gol)33 laga (9 gol)225 laga (120 gol 37 laga (13 gol)11 laga (1 gol)21 laga (3 gol)14 laga (4 gol)79 caps (40 gol) Asisten PelatihAsisten PelatihAsisten PelatihPelatihAsisten PelatihPelatih