Sejarah Hari Ini (13 Oktober): Kontroversi Jersey Timnas Kamerun Jilid Dua

Setelah kontroversi jersey tanpa lengan, Kamerun kembali berlaku konyol dengan memperkenalkan seragam “unitard”.

APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

Pernah membayangkan sebuah jersey sepakbola dengan atasan dan bawahan yang menyatu? Imajinasi liar itulah yang coba dikembangkan oleh Puma dan timnas Kamerun sekitar satu dekade yang lalu.

Ketika tampil di Piala Afrika 2004, Puma menyediakan jersey tak lazim kepada Kamerun, yakni berwujud one-piece kit. Meski seklias terlihat seperti jersey sepakbola pada umumnya, kaus dan celana Kamerun itu ternyata dijahit menjadi satu layaknya seragam unitard ala penari balet. Hal ini tentu saja mengundang kontroversi, sampai-sampai FIFA menjatuhkan sanksi.

Pada 13 Oktober 2006, setelah ditunda berlarut-larut, FIFA memberikan hukuman kepada Kamerun berupa pengurangan poin sebanyak enam angka plus denda $154 ribu akibat aksi nyelenehnya itu. Tim berjuluk The Indomitable Lions itu pun harus menjalani kualifikasi Piala Dunia 2010 dan Piala Afrika 2008 dengan poin minus enam.

INI MOMEN PENTING KARENA...

Diperkenalkannya seragam unitard tersebut menjadi kontroversi jersey jilid dua bagi Kamerun. Sebelumnya, Kamerun sempat menggegerkan dunia karena bermain menggunakan jersey tanpa lengan, layaknya seragam para pemain basket, ketika berlaga di Piala Afrika 2002.

FIFA kemudian langsung menyuruh Kamerun untuk mengenakan jersey normal ketika tampil di putaran final Piala Dunia 2002. Walhasil, Puma kemudian menambahkan lengan berwarna hitam pada jersey Samuel Eto’o dkk. ketika berlaga di Piala Dunia 2002.

Meski pernah bermasalah dengan jersey, Puma dan Kamerun ternyata tidak kapok dan kembali berulah dua tahun berselang lewat kehadiran jersey unitard.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Puma sendiri kemudian memprotes sanksi FIFA itu lewat pengadilan, karena dalam Laws of the game FIFA tidak ada peraturan yang menyebutkan sebuah tim harus mengenakan atasan dan bawahan yang terpisah.

Tidak hanya itu, Puma juga sempat menuduh perusahaan rival Adidas berperan dalam sanksi ini, mengingat kedekatan FIFA dengan Adidas. Meski Puma kalah dalam pengadilan, FIFA pada akhirnya membatalkan hukuman enam poin kepada Kamerun.

Namun, yang masih menjadi pertanyaan hingga kini adalah, bagaimana cara memakai jersey unitard tersebut?

Topics