Sejarah Hari Ini (19 Agustus): Laga Kompetitif Perdana Di Emirates

Hasil seri 1-1 melawan Aston Villa menjadi pembuka yang kurang memuaskan bagi pemain dan juga fans Tim Meriam London.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Hari ini, tepat delapan tahun silam, Arsenal menggelar partai kompetitif perdana di Stadion Emirates ketika mereka kedatangan tamunya, Aston Villa, dalam pekan pembuka Liga Primer Inggris 2006/07.
Kandang baru yang menggantikan Highbury ini sejatinya sudah menggelar laga pertamanya, namun hanya bersifat testimonial, yakni ketika Arsenal bersama Ajax bertanding dalam partai perpisahan legenda mereka, Dennis Bergkamp, pada 22 Juli 2006. Barulah sebulan setelahnya, yakni pada 19 Agustus 2006, The Gunners akhirnya resmi menyelenggarakan partai kompetitifnya.
Laga kontra Aston Villa itu sendiri berlangsung ketat dan hingga 45 menit pertama berakhir, skor masih kacamata. Kebuntuan akhirnya terpecahkan di menit 53, namun justru kubu tim tamu yang melakukan hal tersebut. Adalah Olof Mellberg yang mencatatkan namanya sebagai pencetak gol perdana kompetitif di Emirates setelah ia sukses menanduk sepak pojok.
Tak mau dipermalukan di kandang barunya, pada menit 73 manajer Arsene Wenger lalu menurunkan seorang pemain berusia 17 tahun yang baru dibeli dari Southampton. Bocah itu bernama Theo Walcott. Saat itu pula, Walcott menjalani debut kompetitifnya bersama The Gunners. Istimewanya, 11 menit setelah diturunkan, sayap cepat ini mampu memberi crossing sempurna kepada Gilberto Silva untuk menyamakan skor.
Para fans Arsenal yang memadati stadion tentunya kurang puas dengan hasil 1-1 ini. Meski demikian, mereka tentu menikmati stadion baru yang lebih bagus dan lebih besar dari Highbury. Laga itu sendiri tercatat dihadiri oleh 60.023 penonton yang nyaris memenuhi kapasitas total stadion sebesar 60.338 tempat duduk.
Emirates Stadium, yang tercatat sebagai stadion terbesar ketiga di Inggris setelah Wembley dan Old Trafford, sebenarnya memiliki nama asli Ashburton Grove. Stadion ini dibangun sejak Juli 2003 dan diperkirakan memakan biaya sebesar £390 juta.
Kesepakatan kontrak 15 tahun dengan Emirates Airlines seharga £100 juta pada 2004 silam membuat maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab itu memiliki hak nama stadion. Emirates Airlines kemudian memperpanjang kontraknya pada 2012 seharga £150 juta sehingga stadion ini akan tetap bernama resmi “Emirates Stadium” hingga 2028.
Hingga kini, Emirates juga tercatat sebagai salah satu stadion dengan tiket termahal di Inggris. Para Gooners yang ingin menyaksikan tim kesayangannya bertanding harus rela mengeluarkan uang yang tak sedikit karena pihak klub memberlakukan tiket masuk sebesar £77,42 per laga. Sementara tiket terusan termahal menyentuh angka £2.013.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics