Sejarah Hari Ini (19 Oktober): Versus Arsenal, Sensasi Wayne Rooney Dimulai

Topics

“Oh, gol yang brilian! Ingat namanya: Wayne Rooney,” kata sang komentator laga setelah menyaksikan seorang bocah 16 tahun menjebol gawang David Seaman.

APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

Namanya belakangan ini mungkin tengah meredup di Manchester United. Tetapi, Wayne Rooney selamanya akan dikenang sebagai seorang youngster berbakat di masa mudanya, ketika ia masih memperkuat Everton.

Tepat 14 tahun yang lalu, pada 19 Oktober 2002, sebuah keajaiban pernah dilakukan oleh Rooney muda, ketika Everton meladeni Arsenal di Goodison Park dalam partai lanjutan Liga Primer Inggris. Everton besutan David Moyes diperkirakan akan kesulitan membendung The Gunners, yang kala itu sedang kuat-kuatnya dengan tak terkalahkan dalam 30 laga terakhir.

Tertinggal lebih dulu akibat gol Fredrik Ljungberg, Everton mampu menyamakan skor lewat Tomasz Radzinski dan bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Arsenal masih tampil dominan, namun kesulitan mencetak gol. Di sisa sepuluh menit, Moyes menurunkan seorang penyerang belia tak dikenal: bernomor punggung 18, berwajah bulat, dan berusia 16 tahun.

Beberapa detik setelah laga memasuki menit ke-90, Rooney menerima umpan lambung dari Thomas Gravesen. Kontrol bolanya sangat lengket dan ia langsung mengarahkan badannya ke gawang Arsenal. Ia berjarak 35 meter dari gawang atau berada di luar kotak penalti Arsenal. Saat itu pula, Rooney menghadirkan kejutan yang tidak pernah dibayangkan oleh siapa pun.

Dentuman tendangan melengkung tiba-tiba dilepaskan Rooney dari jarak sejauh itu. Kiper veteran Arsenal David Seaman mencoba terbang untuk menyelamatkan bola. Namun bola meluncur terlalu deras, menghantam tiang dalam, dan merobek jala Seaman. Seisi Goodison Park berpesta menyambut kemenangan atas Arsenal. Dunia terpana melihat aksi Rooney.

INI MOMEN PENTING KARENA...

Gol spektakuler tersebut menjadi momen di mana Rooney memperkenalkan diri kepada dunia. Seorang remaja yang masih bau kencur, mampu tampil di level tertinggi sepakbola Inggris, dan mencetak gol penentu kemenangan nan cantik ke gawang sang juara bertahan Liga Primer sekaligus menyudahi rekor tidak terkalahkan Arsenal dalam 30 laga terakhir.

Selepas pertandingan, manajer The Gunners Arsene Wenger mengaku sangat terkesima dengan Rooney dan berkata, “Rooney adalah talenta terbesar Inggris sejak saya datang di negara ini. Tidak pernah saya melihat seorang pemain di bawah 20 tahun yang sebagus dia sejak saya menjadi manajer Arsenal.”

Rooney saat itu bahkan belum menandatangani kontrak profesional di Everton dan masih bergaji £75 per pekan. 14 tahun berselang sejak gol bersejarahnya kontra Arsenal itu, siapa yang tidak kenal Rooney. Sang wonderkid berkembang pesat menjadi pemain bergaji termahal di Liga Primer, topskor sepanjang masa timnas Inggris, dan menjadi ikon sepakbola dunia.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Gol ke gawang Arsenal tersebut tercipta hanya lima hari sebelum hari ulang tahun Rooney yang ke-17, menjadikannya kala itu sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Liga Primer. Catatan itu kemudian dua kali dilampaui oleh James Milner dan James Vaughan.

Selain itu, tahun 2002 juga menjadi tahun bersejarah bagi Rooney. Beberapa bulan sebelum mencetak gol kontra Arsenal, ia mencatatkan debut senior bagi The Toffees saat melawan Tottenham Hotspur di mana ia sempat diejek “Siapa Anda?” oleh fans Spurs setiap kali menyentuh bola.

Pada awal Oktober, dua minggu sebelum laga melawan Arsenal, Rooney mencetak gol perdana di Piala Liga melawan Wrexham dan menjadikannya sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Everton.