Sejarah Hari Ini (2 Juni): Pertempuran Santiago

Topics

"Battle of Santiago", sebuah duel antara Chili dan Italia di Piala Dunia 1962 yang dikenal sebagai partai paling mengerikan, menjijikkan, dan memalukan sepanjang sejarah sepakbola.

OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter52 tahun lalu atau tepatnya pada 2 Juni 1962, mungkin jadi salah satu momen paling kelam dalam sejarah pertandingan sepakbola. Segalanya terjadi dalam duel fase Grup 2 Piala Dunia 1962, yang mempertemukan Chili kontra Italia.Publik berharap sajian berkualitas hadir dalam laga besar tersebut, mengingat Chili yang berstatus tuan rumah turnamen dan Italia sebagai pengoleksi dua gelar juara dunia. Namun yang terjadi justru sebaliknya, para pecinta sepakbola malah disajikan sebuah partai yang lebih mirip pertarungan tinju bebas.

Desas-desus akan kebencian warga Chili pada orang Italia memang jadi aroma pedas jelang pertandingan ini.Hal itu terjadi karena beberapa wartawan Negeri Pizza yang menuliskan sebuah artikel kontroversial soal gempa bumi Chili 1960. Seorang wartawan Argentina bahkan sempat dipukuli sekelompok oknum penduduk Chili, karena dikira seorang Italia.Semuanya kemudian memuncak saat pertandingan digelar. Tanda-tanda akan terjadinya tragedi memalukan itu bahkan sudah muncul saat laga memasuki detik ke-12!Bek La Nazionale, Giorgio Ferrini sengaja menyenggol Eladio Rojas hingga terjatuh, untuk menghalangi penetrasi ciamik sang gelandang Chili.Ferrini secara mengejutkan diputuskan untuk keluar lapangan oleh wasit pertandingan, Ken Aston, akibat pelanggarannya terhadap Honorina Landa. Namun dengan penuh perlawanan, Ferrini menolak dengan tegas keputusan tersebut. Hingga akhirnya Aston meminta bantuan polisi untuk membopong sang bek keluar secara paksa. Patut diketahui, jika dahulu belum ada aturan kartu kuning dan merah sebagai sanksi.Masalah selesai? Sama sekali belum, ronde kedua dimulai dan semakin panas dengan keberpihakan Aston. Landa yang jadi penyebab keluarnya Ferrini, tersulut emosinya dalam permainan.Secara beringas ia memukul Francesco Janich, namun ajaibnya ia tak sampai dikeluarkan Aston. Emosi Landa rupanya menular ke seluruh penggawa Chili.Leonel Sanchez tertangkap mata melempar pukulan telak pada Mario David dalam situasi sepak pojok. Tak mendapat respon baik dari si pengadil lapangan, sang Italiano lantas membalasnya dengan cara yang begitu brutal!Beberapa menit berselang selepas tindakan kontroversial tersebut, bagai tak punya akal sehat, David menendang kepala Sanchez. Ia pun menyusul jejak Ferrini dengan keluar dari pertandingan, menjelang babak pertama usai.Sanchez yang ditendang kepalanya pada 45 menit pertama memulai peperangan di babak kedua dengan mematahkan hidung Humberto Maschio, lewat tonjokan telak menggunakan tangan kiri. Anehnya Aston lagi-lagi enggan mengeluarkan pemain La Roja. Keributan pun terus terjadi karena masing-masing kubu tak terima perlakuan kasar lawannya. Bahkan polisi harus melerai aksi baku hantam dan lempar ludah sebanyak tiga kali di babak kedua! Singkat cerita, dengan suasana yang tidak berubah tuan rumah sukses memetik kemenangan lewat skor 2-0.Video rekaman partai brutal tersebut kemudian dikirim ke Inggris, untuk kepentingan penyiaran. Sang komentator laga, David Coleman, lantas menyebut jika duel itu adalah pertandingan paling bodoh, mengerikan, menjijikkan, dan memalukan sepanjang sejarah sepakbola.Berlatar laga yang berlangsung di Estadio Nacional, kota Santiago Chile, partai beringas tersebut lantas dikenang dengan nama "Battle of Santiago".
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics