Sejarah Hari Ini (2 Juni): 'The Special One' Resmi Tangani Chelsea

Mourinho datang ke Chelsea usai mengantar Porto meraih treble winners pada musim sebelumnya

Jose Mourinho mengawali kisah indahnya bersama publik Stamford Bridge setelah resmi diperkenalkan sebagai manajer Chelsea pada 2 Juni 2004.

Keberhasilan Mourinho membawa FC Porto merengkuh treble winners, termasuk Liga Champions 2003/04, mencuri perhatian klub-klub raksasa Eropa. Mourinho pun merasa butuh tantangan baru dan kesempatan itu dimanfaatkan oleh pemilik Chelsea Roman Abramovich untuk membawanya ke Stamford Bridge.

Mourinho menunjuk Baltemar Brito menempati posisi asisten manajer, Rui Faria sebagai pelatih kebugaran, Silvinho Louro menjadi pelatih kiper dan Andre-Villas sebagai pemandu bakat. Legenda Chelsea Steve Clark turut mengisi line-up staf pilihan Mourinho.

Sebagai suksesor Claudio Ranieri, ekspektasi terhadap Mourinho cukup besar. Pasalnya, pada musim 2003/04, Ranieri berhasil membawa Chelsea meraih prestasi terbaik dalam sejarah Liga Primer Inggris dengan menghuni posisi runner-up.

Kontroversial menjadi salah satu kata yang tepat untuk mendeskripsikan Mourinho. Arsitek asal Portugal itu langsung jadi buah bibir di Inggris usai menjuluki dirinya 'The Special One'.

"Saya bertekad memberi yang terbaik untuk meningkatkan banyak hal dan menciptakan klub sesuai citra dan filosofi permainan saya. Kami punya pemain-pemain bintang, maaf jika saya arogan, tetapi kami punya manajer hebat," seru Mourinho dalam konfrensi pers pertamanya di Chelsea.

"Tolong jangan menyebut saya arogan karena apa yang saya katakan adalah benar. Saya adalah juara Eropa. Saya pikir saya spesial," lanjut Mourinho.

Mourinho memboyong beberapa mantan anak asuhnya di Porto ke Chelsea yakni Paulo Ferreira dan Ricardo Carvalho. Chelsea juga mengucurkan dana besar untuk investasi pemain seperti Didier Drogba, Michael Essien, Tiago Mendes dan Mateja Kezman.

Pada musim perdananya di Inggris, Mourinho langsung mengakhiri puasa gelar liga bagi Chelsea yang telah berlangsung selama 50 tahun dengan menjuarai EPL 2004/05. Saat itu, Chelsea mengoleksi 95 poin dan hanya kebobolan 15 gol sepanjang musim.

Selain EPL, Mourinho juga merengkuh trofi Piala Liga Inggris musim itu dan membawa Chelsea mencapai semifinal Liga Champions sebelum disingkirkan Liverpool dengan skor tipis 0-1.

Kisah indah Mourinho dengan Chelsea secara mengejutkan harus berakhir pada September 2007 lantaran cekcok dengan Abramovich. Kendati demikian, MOurinho kembali ditunjuk sebagai manajer Chelsea pada 2013 lalu.