Sejarah Hari Ini (2 Mei): Gelar Eredivisie Perdana Untuk FC Twente

Jadi pesakitan di tanah kelahirannya Inggris, Steve McClaren mendadak jadi orang yang paling dicintai di kota kecil Enschede, Belanda.

OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter2 Mei 2010 jadi hari terbesar dalam sejarah klub Eredivisie Belanda, FC Twente. Ya, secara mengejutkan dan luar biasa klub asal kota kecil di Belanda, Enschede, sukses jadi raja di kasta tertinggi persepakbolaan Negeri Kincir Angin. Tak lain tak bukan, gelar Eredivisie Belanda musim 2009/10 jadi milik mereka.Torehan tersebut jadi satu-satunya sepanjang sejarah klub hingga kini. Prestasi terbaik mereka sejak berpartisipasi di musim 1965/66 adalah posisi runner-up, yang terjadi di musim 1973/74 dan 2008/09. Koleksi trofi di lemari mereka saat itu juga "hanya" sepasang Piala KNVB Baker, yang diraih pada 1976/77 dan 2000/01.Tak pelak, prestasi itu lantas menghadirkan rasa suka cita yang besar bagi seluruh personel Twente dan publik Enschede. Raihan tersebut juga semakin menghidupkan aroma kompetitif Eredivisie yang disebut hanya dikuasai dua tim, yakni Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven, karena AZ Alkmaar juga jadi juara di musim sebelumnya. Steve McClaren jadi pujaan publik EnschedeTwente memulai musim dengan rasa optimisme yang tinggi, meski tak menyebut juara sebagai target klub di musim 2009/10. Maklum, di musim sebelumnya mereka sukses menyamai prestasi tertinggi dalam sejarah klub pada 1973/74, dengan menjadi runner-up Eredivisie.Semuanya makin kentara tatkala mereka memulai musim dengan rengkuhan trofi Johan Cruijff Schaal, pasca menghempaskan Ajax Amsterdam di final. Blaise Nkufo cs kemudian tampil begitu impresif di Eredivisie dengan melalui 21 laga beruntun tak terkalahkan. Dari catatan itu mereka mebukukan 17 kemenangan dan hanya empat kali seri, sebelum akhirnya dikalahkan Ajax pada speelronde 22.Tak lantas terpuruk, The Tukkers bangkit lewat delapan kemenangan dari sembilan laga berikutnya. Hasil itu membawa Twente memuncaki klasemen hingga pekan ke-33, dengan hanya terpaut sebiji poin dari De Amsterdammers di peringkat dua.Penentuan ada di partai pamungkas liga kala Twente bertandang ke markas NAC Breda, sementara Ajax menjamu NEC Nijmegen. De Godenzonen tanpa ampun menghancurkan NEC dengan skor telak 4-1, namun kesulitan justru ditemui di Breda saat Twente sulit keluar dari dominasi serangan NAC.Suratan takdir tak bisa diubah, terus menyerang NAC malah harus bermain dengan sepuluh pemain, saat Csaba Feher dikartu merah pada menit ke-21. Praktis, unggul jumlah pemain duel lantas berjalan satu arah untuk tim tamu yang mengincar gelar juara.Gol-gol Bryan Ruiz dan Miroslav Stoch akhirnya memenangkan The Reds lewat kedudukan 2-0. Enschede bergemuruh, kemenangan itu memastikan gelar juara perdana Eredivisie untuk Twente, lewat koleksi 86 poin di puncak!Nama Steve McClaren yang berstatus sebagai pelatih Twente, begitu dieluk-elukkan sebagai kunci keberhasilan klub. Satu pemandangan unik, karena saat itu ia masih jadi pecundang terbesar Inggris karena gagal membawa Timnasnya lolos ke putaran final Euro 2008.Ya, bagaimanapun mantan pelatih Middlesbrough itu memang memiliki jasa besar terhadap ledakan kebahagiaan publik kota Enschede. Jadi musuh di negeri sendiri, tapi jadi pujaan di negeri orang. Nama Steve McClaren secara otomatis terpatri di hati setiap penduduk Enschede, khususnya para pendukung sejati Pride of the East.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics