Sejarah Hari Ini (24 September): Tekel Ganas Untuk Diego Maradona

28 tahun lalu, Maradona merasakan 'tekel terbrutal sepanjang sejarah sepakbola Spanyol' yang membuatnya absen selama tiga bulan.

Pada 24 September 1983, Andoni Goikoetxea melakukan tekel keras terhadap Diego Maradona. Legenda Argentina itu pun terpaksa absen selama tiga bulan karena patah engkel.

Maradona tengah menjalani musim keduanya di Barcelona setelah memecahkan rekor transfer dunia sebesar £5 juta dari Boca Juniors. Walau menderita hepatitis di musim pertamanya, ia mampu membawa Barca memenangkan Piala Raja dan menduduki peringkat keempat di liga. Hal ini pun memicu harapan tinggi akan performa Maradona dalam keadaan fit 100%.

Namun, semua berubah ketika Athletic menyerang mereka. Barcelona sebenarnya sudah memimpin 1-0, tapi ada momen yang mengerikan terjadi saat itu. Maradona menggiring bola dan bek tengah Athletic, Andoni Goikoetxea, menekel sang penyerang dari belakang. Tekel Goikoetxea mengenai engkel kiri Maradona dan sang legenda pun berguling-guling kesakitan.

Maradona terpaksa absen lama karena tekel keras Goikotxea.

Oleh seorang komentator, tekel Goikoetxea itu disebut sebagai ‘salah satu tekel paling brutal yang pernah ada di sepakbola Spanyol’. Sang bek pun mendapat julukan ‘Jagal dari Bilbao’ (faktanya, Goikoetxea sendiri pernah mengalami patah kaki saat melawan Barcelona dua tahun sebelumnya).

Ketike peluit panjang dibunyikan, Barcelona meraih kemenangan 4-0, tapi Maradona harus menjalani perawatan selama tiga bulan. Barcelona akhirnya finis di peringkat ketiga liga musim itu. Sementara itu, Athletic kembali jadi juara dan juga memenangkan Piala Raja setelah mengalahkan Barcelona 1-0 di final.

Topics