Sejarah Hari Ini (25 Agustus): Tragedi Antonio Puerta

Mengenang tragedi Antonio Puerta tujuh tahun silam.

OLEH AGUNG HARSYA Ikuti @agungharsya di twitter

Setiap tahun Sevilla menggelar sebuah turnamen eksebisi sebelum Primera Liga Spanyol dimulai. Tahun 2014, turnamen mini itu digelar 8 Agustus lalu dengan mempertemukan Sevilla dan Cordoba. Hasil akhir tidak begitu penting dalam pertandingan karena turnamen bernama Trofeo Antonio Puerta itu punya makna mendalam.

Pada 25 Agustus, tujuh tahun lalu, bek Sevilla Antonio Puerta mendadak terkapar di atas lapangan pada menit ke-36 pertandingan melawan Getafe. Pertandingan dihentikan sejenak untuk memberikan bantuan kepada Puerta yang sempat kehilangan kesadaran. Dia mampu bangkit, tapi tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Puerta kembali pingsan di lorong pemain sehingga dilarikan ke rumah sakit Virgen de Rocio. Tiga hari dirawat, Puerta tutup usia. Dokter menyatakan bek yang baru berusia 22 tahun itu mengalami serangan jantung.

Peran Puerta sangat menonjol bagi Sevilla. Musim sebelumnya, dia mencetak gol penentu di babak perpanjangan waktu untuk mengalahkan Schalke 04 di semi-final Piala UEFA. Di final, Sevilla mengalahkan Espanyol untuk merebut trofi juara dan Puerta menjadi salah satu eksekutor dalam babak adu penalti.

Kesuksesan tersebut memungkas salah satu periode keemasan Sevilla. Lima gelar sekaligus direbut Los Nervionenses sepanjang 15 bulan. Dimulai dengan gelar juara Piala UEFA 2006, Piala Super Eropa 2006, Copa del Rey 2007, Piala Super Spanyol 2007, dan terakhir Piala UEFA 2007.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, para pemain mengenakan seragam dengan nama Puerta di punggung masing-masing pada laga Piala Super Eropa menghadapi AC Milan, tiga hari setelah wafatnya Puerta.

addCustomPlayer('16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', '', '', 620, 540, 'perf16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', 'eplayer4', {age:1407056178000});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics