Sejarah Hari Ini (25 Oktober): Sanksi Tegas Manchester City Buat Carlos Tevez

Akibat enggan diturunkan melawan Bayern Munich, gaji Carlos Tevez dipotong dua pekan dan berujung pada pengasingan selama enam bulan.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

25 Oktober 2011 menjadi hari kelabu bagi Carlos Tevez setelah penyerang Argentina itu diberi sanksi tegas oleh klubnya waktu itu, Manchester City, menyusul tindakan indisipliner yang ia lakukan pada pertandingan fase grup Liga Champions melawan Bayern Munich di bulan sebelumnya.

Ketika itu, Tevez menolak instruksi manajer Roberto Mancini untuk tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua. “Dia menolak dimainkan. Jika saya membuat keputusan secara sepihak, dia sudah pasti akan keluar dari klub. Hubungan saya dengannya sudah selesai,” tutur Mancini yang marah besar selepas laga yang dimenangi Bayern 2-0 itu.

Sesuai putusan yang dikeluarkan klub tepat tiga tahun yang lalu, Tevez dinyatakan telah melanggar lima butir kesepakatan dalam kontrak: kewajiban bermain di setiap pertandingan jika sang pemain terpilih dalam skuat; kewajiban mengemban tugas dan berpartisipasi dalam setiap aktivitas yang berkaitan dengan penampilan; kewajiban mematuhi instruksi dari otoritas klub; kewajiban mematuhi statuta dan peraturan FIFA dan UEFA, FA, Liga, serta kode etik klub; dan kewajiban menghindari apapun yang membuat citra klub atau pertandingan sepakbola menurun.

Atas dasar itu, klub lalu menjatuhkan denda kepada Tevez berupa pemotongan gaji selama empat pekan, meskipun akhirnya Asosiasi Pemain Profesional (PFA) memaksa City mengurangi pemotongan gaji menjadi dua pekan.

Inilah momen saat Carlos Tevez menolak dimainkan Roberto Mancini saat Manchester City menghadapi tuan rumah Bayern Munich di Liga Champions, September 2011.

Tevez sendiri ketika itu menolak segala tuduhan dan menyatakan telah terjadi kesalahpahaman. Menurutnya, ia tidak menolak untuk dimainkan di partai tersebut, melainkan ia hanya menolak untuk kembali menjalani pemanasan karena sebelumnya sudah melakukan persiapan yang cukup.

Klub juga mengasingkan Tevez selama dua pekan yang akhirnya berbuntut panjang karena penyerang Argentina itu terus dirumorkan bakal dijual saat bursa transfer Januari 2012 yang akhirnya urung terjadi. Tevez juga sempat kembali ke kampung halamannya sebelum akhirnya melakoni comeback pada 22 Maret 2012 dan bahkan mampu menginspirasi kemenangan 2-1 The Citizens atas Chelsea.

"Apa yang terjadi dengan Carlos adalah masa lalu,” ujar Mancini ketika itu. Tevez sendiri akhirnya juga meminta maaf, lantas kembali ke skuat, berkolaborasi lagi dengan Mancini, dan turut membantu City meraih juara Liga Primer Inggris di musim itu.

"Perselisihan dengan Mancini berdampak positif untuk saya. Saya menikmati sepakbola lagi, dan itu yang saya inginkan, untuk merasa lapar meraih kesuksesan dan merasa gembira seperti ini," ujar Tevez yang pada musim panas 2013 lalu memutuskan hijrah ke Juventus hingga saat ini.

addCustomPlayer('8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', '', '', 620, 540, 'perf8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', 'eplayer4', {age:1407083239229});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics