Sejarah Hari Ini (27 Juni): Pertarungan Berne, 1954

Enam puluh tahun lalu, ada momen memalukan yang mencoreng kemahsyuran Piala Dunia di Swiss.

OLEH YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter

Pertarungan Berne adalah salah satu laga yang tentunya dikenang oleh para publik penikmat Piala Dunia. Betapa tidak, laga yang digelar tepat pada 27 Juni 1954, di Wankdorw Stadium, itu diwarnai dengan kekerasan dan perkelahian antara dua tim yang bertanding, baik atas lapangan, maupun setelah tiba di ruang ganti.

Laga ini merupakan salah satu rangkaian Piala Dunia 1954 di Swiss, mempertemukan Hongaria dan Brasil. Adapun, Hongaria keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2, tapi percayalah, laga ini tak hanya bicara tentang hasil akhir.

Jalannya Laga

Kedua tim bertanding di tengah-tengah hujan yang deras. Kondisi lapangan pun tak mendukung, begitu licin dan sulit untuk mengontrol bola. Kendati begitu, Hongaria mampu memimpin lebih dulu di menit ketiga, Nandor Hidegkuti mencetak gol. Empat menit berselang, Sandor Kocsis menggandakan keunggulan Hongaria. Beruntung bagi Brasil, Djalma Santos mencetak gol dan menutup jeda turun minum dengan skor 2-1.
Di paruh kedua, Hongaria mendapat hadiah penalti dan Mihaly Lantos membuat skor menjadi 3-1. Siapa sangka, momen penalti itu jadi pemicu bagi para jurnalis Brasil dan petugas. Ketika Hongaria dihadiahi penalti, beberapa dari mereka mencoba menginvasi lapangan. Beruntung, polisi masih bis amengontrol mereka dan meminggirkannya.

Ternyata, tensi tak hanya meningkat di luar lapangan. Antar pemain di lapangan pun tampak kesulitan mengendalikan emosi. Permainan taktik yang ditunggu-tunggu justru menjadi rentetan pelanggaran dan kekerasan. Beruntung, di tengah-tengah tensi tinggi itu, penyerang Brasil Nilton Santos mampu mengejar ketinggalan lewat golnya.

Ada momen unik terjadi setelah ini. Jozsef Bozsik dilanggar oleh Nilton Santos, kedua pemain pun mulai berkelahi dan keduanya dikartu merah. Arena sepakbola seketika berubah menjadi arena gulat. Beruntung, Sandor Kocsis masih cukup logis dan memastikan keunggulan Hongaria dengan golnya. Namun tetap saja, tak lama berselang, Humberto Tozzi menendang Gyula Lorant dari Swiss dan akhirnya dikartu merah juga.

Keseluruhan, telah terjadi 42 tembakan dan dua penalti dihadiahkan, ditambah empat peringatan.

Stade De Suisse Wankdorf, saksi bisu pertarungan Berne.

Baku Hantam Usai Laga

Tanda berakhirnya pertandingan telah dibunyikan, tapi tak berlaku bagi emosi yang telah tersulit. Perkelahian antar pemain pun berlanjut usai laga, seiring pemain Brasil mendatangi ruang ganti timnas Hongaria dan menyambung baku hantam mereka

Bukti soal perkelahian ini sebenarnya sudah begitu banyak, tapi FIFA tak melakukan apapun, mereka memercayakan segalanya pada masing-masing negara untuk menegakkan kedisiplinan pemainnya.
Soal pertandingan 'keras' ini, wasit Arthur Ellis berkomentar, "Saya pikir ini akan jadi laga terhebat yang pernah saya saksikan. Saya merasa ada di puncak dunia. Saya tak tahu apakah ada sangkut pautnya dengan politik dan keagamaan, tapi mereka berlaku seperti binatang. Ini sangat memalukan. Laga yang sangat buruk. Satu-satunya yang saya pikirikan adalah, saya harus memimpin laga ini hingga akhir."

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics