Sejarah Hari Ini (28 Mei): Borussia Dortmund Hentak Eropa

Borussia Dortmund membuat kejutan dengan mengempaskan juara bertahan Juventus untuk meraih titel Liga Champions buat pertama kali, dan hingga kini masih satu-satunya.

Pada 28 Mei 1997, Borussia Dortmund menggemparkan Eropa dengan mengangkat trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub usai mengalahkan Juventus di Olympiastadion, Munich.

Ya, final memang digelar di Jerman, namun itu tak menjadikan Die Schwarzgelben unggulan dalam partai ini. Pasalnya, mereka tak punya tradisi kuat di Benua Biru, sementara I Bianconeri berstatus kampiun bertahan turnamen.

Sebelum ini, gelar juara Piala Winners 1965/66 menjadi prestasi tunggal Dortmund di panggung Eropa. Di sisi lain, nama Juventus tercatat dalam sejarah sebagai klub pertama yang memenangi tiga kompetisi mayor di bawah naungan UEFA, yaitu Liga Champions, Piala UEFA (Liga Europa), dan Piala Winners yang kini telah dihapuskan.

Laga ini juga menandai keberhasilan pertama BVB menembus babak puncak UCL, sedangkan Juve -- saat itu -- melakoni final kelima mereka. Lengkaplah alasan Dortmund menjadi underdog dan sang lawan favorit.

Namun, di bawah komando pelatih jempolan Ottmar Hitzfeld, Matthias Sammer cs. sukses membalikkan prediksi. Playmaker Juve, Zinedine Zidane, tak berkutik karena marking ketat Paul Lambert. Sementara di ujung lain lapangan, sepasang gol striker Karl-Heinz Riedl dalam selang lima menit (29' dan 34') memberikan keunggulan 2-0 untuk Si Hitam-Kuning di paruh pertama.

Harapan Si Nyonya Tua sempat merekah saat Alessandro Del Piero, saat itu masih berumur 22 tahun, menipiskan ketertinggalan melalui back-heel cantik mengonversi umpan Alen Boksic (65') setelah disuntikkan Marcello Lippi di awal babak kedua.

Seakan tak mau kalah dari Del Piero, bintang muda Dortmund, Lars Ricken, 20 tahun, beraksi menjebol gawang Angelo Peruzzi lewat tendangan jarak jauh nan deras dengan sentuhan pertamanya usai menapaki lapangan mengisi Stephane Chapuisat. Gol tercepat dari seorang pemain pengganti sepanjang sejarah final UCL itu menamatkan perlawanan Juve dan memastikan Dortmund berpesta di Munich.

Trofi La Orejona sendiri menjadi kado perpisahan manis dari Hitzfeld untuk Dortmund. Sosok berjuluk Der General ini hijrah ke Bayern Munich dan empat tahun berselang masuk buku sejarah sebagai pelatih kedua yang menjuarai kompetisi dengan dua klub berbeda setelah Ernst Happel.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics