Sejarah Hari Ini (28 Mei): Final Liga Champions Pertama Di New Wembley

Topics

Setelah kembali dibuka pada 2007, New Wembley menggelar final Liga Champions pertamanya persis empat tahun silam.

Wembley merupakan salah satu arena yang bersejarah di Inggris. Stadion yang dipakai untuk pertandingan tim nasional Inggris tersebut juga menjadi saksi bisu bagi beberapa pertandingan bersejarah entah itu di ajang internasional, Piala FA, ataupun turnamen lain.

Tetapi, pada tahun 2003, Wembley diruntuhkan dan butuh waktu empat tahun untuk membangun stadion baru yang dinamakan New Wembley. Pada tanggal 24 Maret 2007, pertandingan internasional pertama di New Wembley antara Inggris U-21 kontra Italia U-21 resmi menandai awal baru dari stadion yang mampu menampung 90.000 penonton tersebut.

Namun, butuh waktu empat tahun setelah kembali dibuka sampai New Wembley dapat menggelar perhelatan prestisus dalam bentuk final Liga Champions. Momen yang ditunggu-tunggu tersebut akhirnya datang juga pada musim 2011, dimana Wembley menjadi tuan rumah final Liga Champions musim 2010/11.

 

New Wembley | Tuan rumah Final Liga Champions 2010/11

Final tersebut merupakan final pertama yang diadakan di negeri Ratu Elisabeth setelah terakhir menggelar final Liga Champions pada musim 2002/03, dimana AC Milan mengungguli Juventus dalam All-Italian Final. Stadion Wembley yang orisinil sendiri sebelumnya pernah menggelar final Liga Champions/Piala Champions pada 1963, 1968, 1971, 1978, dan 1992.

Final Liga Champions pertama di New Wembley tersebut mempertemukan tim "tuan rumah" yaitu Manchester United dengan Barcelona. Final tersebut merupakan ulangan final 2008/09 di Roma, yang dimenangkan oleh Blaugrana dengan skor akhir 2-0. Tentunya, bermain di hadapan publik sendiri memberi Tim Setan Merah motivasi ekstra untuk membalas dendam dari dua tahun silam.

 

Pemanasan | Suasana sebelum Barcelona dan Manchester United bertarung

Dalam pertandingan yang disaksikan oleh 87.695 penonton di New Wembley tersebut, Barcelona asuhan Pep Guardiola mendominasi jalannya babak pertama. Barca memiliki penguasaan bola sebanyak 68% dan melepaskan 22 tembakan ke gawang United, yang hanya mampu dibalas dengan empat tembakan oleh The Red Devils.

Dominasi tersebut membuahkan hasil di menit ke 27, setelah Xavi melepaskan umpan yang disambut oleh Pedro dengan tembakan dari dalam kotak penalti untuk membawa Barca unggul 1-0. Namun United berhasil menyamakan kedudukan tidak lama kemudian lewat gol Wayne Rooney. Meski pertandingan berjalan satu arah, United berhasil menguasai bola di daerah Barca, Rooney lalu menerima bola, memainkan umpan satu-dua dengan Ryan Giggs, sebelum melepaskan tembakan yang mendarat di gawang Victor Valdes.

Memasuki babak kedua dengan skor sama kuat, Barcelona kembali melanjutkan dominasi mereka. Tidak butuh waktu lama bagi jawara La Liga 2010/11 untuk kembali unggul, di menit ke-54, Lionel Messi berhasil mencetak gol kedua timnya. Tembakan rendah La pulga dari luar kotak penalti, tidak mampu dihentikan oleh kiper United, Edwin van der Sar.

 

Lionel Messi | Golnya antar Barca kembali unggul

Barcelona memastikan kemenangan mereka dengan gol ketiga yang dicetak oleh David Villa. Seakan-akan tidak mau ketinggalan dengan dua rekannya yang telah mencetak gol, Villa, yang merupakan bagian dari trisula serangan Barca malam itu, melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti, setelah menerima umpan dari Sergio Busquets. Gol tersebut mengakhiri perlawanan United, yang kembali harus mengakui keunggulan Pep Guardiola dan anak-anak asuhannya.

Selepas pertandingan, man of the match, Lionel Messi mengatakan: "Kami lebih superior dari Manchester United dan pantas memenangkan pertandingan." Sedangkan pelatihnya, Pep Guardiola berujar: "Kami senang dengan kemenangan ini, dengan cara kami memenangkannya, menghadapi Manchester United, salah satu tim terbaik di dunia. Kami telah menghasilkan sesuatu yang luar biasa dan sekarang kami memiliki empat trofi Liga Champions."

Final Liga Champions pertama di New Wembley sekaligus menjadi penampilan terakhir United di final Liga Champions. Demikian juga dengan Barcelona, yang akhirnya kembali melaju ke babak final Liga Champions musim ini.