Sejarah Hari Ini (7 Mei): Selamat Tinggal Highbury

Topics

Sembilan tahun lalu, Arsenal menutup kandang bersejarah mereka untuk selamanya lewat laga perpisahan yang mengharukan.

7 Mei 2006, sebanyak 38.359 penonton sudah menyemut di seluruh penjuru tribun untuk menjadi saksi hidup dari hari bersejarah Arsenal. Ada pesta perpisahan yang digelar di sana, di markas kebanggaan The Gunners yang sudah berdiri megah selama 93 tahun.

Ya, saat itulah Highbury akan ditutup untuk selamanya. Momen tersebut terjadi tepat sembilan tahun lalu dalam matchday terakhir Liga Primer Inggris 2005/06. Tim papan tengah Wigan Athletic menjadi lawan terakhir Arsenal di Highbury.

Namun, Arsenal menyongong laga tersebut dalam situasi tertekan karena mereka diwajibkan menang atas Wigan untuk mengamankan satu tiket terakhir ke Liga Champions. Jika kalah, mereka harus merelakan posisi empat kepada sang rival sekota nan sengit, Tottenham Hotspur. Segalanya berlangsung sesuai rencana ketika Robert Pires mencetak gol pembuka di menit ketujuh lewat sontekan manis.

Namun, Wigan ternyata menjadi lawan tangguh dengan mampu menyamakan skor tiga menit berselang lewat Paul Scharner dan bahkan berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 di menit 34 lewat tendangan bebas David Thompson. Para Gooner yang memadati Highbury pun terlihat cemas melihat pesta perpisahan di kandang spiritual mereka bakal dirusak oleh Wigan.

Untungnya, ada satu sosok yang mampu mengubah keadaan: dialah the one and only Thierry Henry. Tak tanggung-tanggung, penyerang Prancis itu menceploskan hat-trick ke gawang Mike Pollit untuk mengubah kedudukan menjadi 4-2. Ketika berhasil mencetak gol ketiganya via titik putih, Henry melakukan selebrasi dengan mencium tanah Highbury.

Titi pun tak kuasa membendung air matanya, mengetahui bahwa ini adalah laga perpisahannya dengan Highbury, tempat di mana namanya dibesarkan. Dan ketika peluit panjang dibunyikan, pesta perpisahan pun dimulai. Air mata, senyum bahagia, dan nyanyian chant para fans Arsenal – semuanya terkumpul menjadi satu. Para legenda The Gunners seperti Tony Adams, Ian Wright, Martin Keown, David Seaman, Marc Overmars, dan nama-nama besar lain turut hadir.

Manajer Arsene Wenger juga melakukan pidato singkat. Ledakan kembang api raksasa menjadi momen pamungkas dalam pesta perpisahan itu. “Tanah suci” bernama Highbury akhirnya resmi ditutup setelah berdiri sejak 1913.

Arsenal bakal menempati stadion baru di Ashburton Grove, yang kini dikenal sebagai Emirates Stadium. Highbury sendiri kini telah beralih rupa menjadi kompleks properti. Tempat yang dulunya merupakan lokasi lapangan telah berubah menjadi taman dan diapit oleh apartemen yang berdiri megah.

Meski kini telah dirombak, Highbury akan selalu menyimpan berjuta memori indah bagi fans Arsenal. Jika ditotal, The Gunners telah memainkan 2010 laga di Highbury dengan total 1196 kemenangan, 475 imbang, dan 339 kekalahan. Tim Meriam London mampu mencetak 4038 gol dan kebobolan 1955 gol. 

Topics