Sekjen PSSI: Tim Ad-Hoc Sinergi Dibentuk Bukan Untuk Hal Sepele

Pembentukan atau pembubaran tim tersebut tidak terpengaruh dengan Kongres Luar Biasa yang akan digelar PSSI, 18 April nanti.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Sekjen PSSI, Joko Driyono, menegaskan pembentukan Tim Ad-hoc Sinergi PSSI sudah mengacu pada Statuta PSSI pasal 36 dan 61. Sebelumnya, dia menjelaskan tim ini adalah untuk menjalin sinergi antara PSSI dengan para pemangku kepentingan sepakbola lainnya.
"Kami membentuk Tim Ad-hoc ini bukan untuk hal sepele. Ini dibentuk untuk sesuatu yang strategis. Diteruskan atau tidak tim ini bukan karena Kepengurusan, tapi karena hasil kinerja mereka," ucap Joko.
Keterangan itu menjadi bantahan dari PSSI terkait kemungkinan tim ini bakal dibubarkan setelah adanya kepengurusan baru PSSI pada Kongres Luar Biasa PSSI di Surabaya, 18 April 2015. Sedangkan masa kerja tim yang saat ini beranggotakan 12 orang itu ditetapkan untuk satu tahun.
Sementara itu, anggota Tim Ad-hoc Sinergi, Tjipta Lesmana, mengungkapkan tim ini akan menggelar rapat rutin setiap dua minggu sekali. Rapat perdana sendiri sudah digelar di kantor PSSI Pusat, Jakarta, Rabu (14/1) petang.
"Untuk rapat berikutnya, ada tiga poin yang akan dibahas. Yaitu, memperkuat PSSI, konsep untuk membuat timnas yang bagus, dan kompetisi," papar pria yang bergelar Profesor itu.

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.