Semen Padang Pecat Herman Dzumafo

Manajemen menilai hasil dua turnamen pramusim yang berlangsung di kandang sendiri tidak bisa dianggap remeh.

LAPORAN RIZAL MARAJO DARI PADANG
Keterpurukan Semen Padang dalam dua turnamen pramusim berujung kepada pemecatan striker yang baru direkrut, Herman Dzumafo. Manajemen telah memecat mantan striker Mitra Kukar ini sebelum laga melawan Persija Jakarta.

Di turnamen Piala Wali Kota Padang dan Surya Citra Media (SCM) Cup, Dzumafo tidak mampu menyumbangkan gol bagi tim Kabau Sirah. Performa itu membuat manajemen gerah, dan memecat sang pemain.

Direktur teknik Semen Padang Asdian mengungkapkan, keputusan cepat memulangkan Dzumafo itu juga demi kebaikan si pemain, agar dia bisa dengan segera mencari klub baru. Pemecatan itu dilakukan usai Semen Padang melakukan evaluasi pasca kekalahan dari Sriwijaya FC.

“Ya, Herman Dzumafo sudah kita coret, karena dinilai tidak mampu memenuhi kebutuhan tim. Dan kami telah melepasnya,” kata Asdian, yang juga merangkap sebagai manajer tim, kepada Goal Indonesia.

Asdian menambahkan, evaluasi total kembali akan dilakukan setelah mereka gagal menang di tiga laga SCM Cup. Manajemen tidak menginginkan Semen Padang terpuruk di Indonesia Super League (ISL) 2015. Namun Asdian tak menyebut secara jelas, evaluasi total seperti apa yang akan dilakukan jajaran manajemen.

“Memang ini hanya pramusim, tapi dua kegagalan turnamen pramusim di kandang sendiri, tentu bukan hal yang bisa dianggap remeh. Kita akan evaluasi total tim ini,” ucap Asdian.

“Yang jelas kita masih butuh tambahan pemain, dan pemain yang sudah ada sekarang masih ada kemungkinan dievaluasi.”

Sementara ini, hasil evaluasi manajemen dan tim pelatih mutlak harus menambah satu pemain asing untuk memperkuat lini belakang. Kekalahan 4-1 dari Persija semakin menunjukkan kebutuhan itu memang sangat mendesak.

“Usai SCM Cup ini kita akan mencari pemain belakang asing. Kita tidak butuh pemain asing untuk di sektor depan. Cukup striker lokal yang ada sekarang kita berikan kesempatan," jelasnya.

Asdian juga mengaku beberapa agen pemain sudah menjalin komunikasi dengan manajemen tim untuk menawarkan pemainnya.

“Kita tak begitu saja menerima, tapi saya cenderung dengan sistem seleksi langsung. Lebih jelas kualitasnya buat kita,” kata Asdian.