Sergio Van Dijk Pasrahkan Nasib Ke Petinggi Adelaide United

Pemain naturalisasi Indonesia ini sudah menyampaikan salam perpisahan kepada fans Adelaide United.

Striker naturalisasi Indonesia Sergio van Dijk menyerahkan nasib kepada petinggi Adelaide United setelah The Reds tersingkir dari Liga Champions Asia (LCA) 2016 usai dikalahkan Shandong Luneng 2-1 di laga play-off kemarin.

Sergio tampil dari bangku cadangan, dan baru dimainkan pada menit ke-64 di pertandingan tersebut. Kegagalan lolos ke fase grup membuat nasib Sergio berada di ujung tanduk, mengingat ia dipastikan tidak bisa memperkuat Adelaide United di Liga Utama Australia (A-League).

Sergio berharap bisa tetap bersama Adelaide United, sebab ia menginginkan keluarganya menetap di satu tempat. Namun pemain berusia 33 tahun ini menyerahkan nasibnya kepada manajemen klub.

“Saya akan sangat senang bisa kembali ke sini, baik untuk sepakbola, atau kehidupan saya. Tapi semua bergantung kepada pimpinan yang mengambil keputusan,” ujar Sergio dilansir laman resmi klub.

“Selama tiga pekan membuat saya berpikir tentang kehidupan saya di Adelaide setelah karier sepakbola. Saya juga harus memikirkan keluarga saya, dan ingin mereka menetap di satu tempat.”

Kendati demikian, Sergio akan berusaha mencari klub di kawasan Asia. Pemain kelahiran Belanda ini menyampaikan salam perpisahan kepada fans Adelaide United yang telah memberikan dukungan kepada dirinya kala menghadapi Shandong Luneng.

“Itu merupakan momen yang spesial bisa bermain di sini lagi, dan tidak pernah terlintas di pikiran saya banyak orang akan memperhatikan saya,” tambah Sergio.

“Agak aneh mendengar dukungan itu, tapi itu sangat bagus, saya menikmatinya, dan bermain dengan nyaman. Saya berusaha membantu tim saya semaksimal mungkin ketika saya dimasukkan ke dalam lapangan.”

“Mungkin di lain waktu kita akan bertemu lagi.”