Siapa Bisa Jegal Leicester City?

Tangga juara Liga Primer sudah di depan Leicester City. Tapi secara matematis masih ada kesempatan menjegal tim besutan Claudio Ranieri. Siapa mampu melakukannya?

Masih ada lima laga lagi untuk Leicester City bisa juara, tapi hanya dibutuhkan sembilan angka saja untuk tim besutan Claudio Ranieri tersebut bisa juara, atau dengan kata lain cukup tiga kemenangan.

Apakah itu memungkinkan? Bursa taruhan berpendapat demikian. Lihat saja bagaimana 188bet kini menempatkan Leicester City sebagai kandidat kuat juara Liga Primer Inggris musim ini.

Dalam daftar kandidat juara terbaru di musim ini, Leicester diposisikan 188bet sebagai favorit utama dengan 1,12. Sementara Tottenham Hotspur menempati urutan kedua dengan 6,00, disusul Arsenal (34,00) dan Manchester City (301).

Bukan tanpa alasan memposisikan Leicester City sebagai urutan pertama di daftar unggulan. Dengan perolehan poin saat ini, 72 angka dari 33 laga, unggul tujuh poin dari Tottenham, tiga laga berikutnya akan sangat menentukan keberlangsungan kompetisi ke tangga juara di musim ini.

TANTANGAN LEICESTER CITY
17 Apr West Ham (H)
24 Apr Swansea City (H)
1 Mei Manchester United (A)
7 Mei Everton (H)
15 Mei Chelsea (A)

Maksimal, Tottenham hanya akan bisa mendapatkan 80 angka di musim ini bila menyapu bersih lima laga tersisa dengan kemenangan. Itu berarti, Leicester cuku menorehkan tiga kemenangan saja dari lima laga untuk melewati poin maksimal Tottenham.

Sekarang kita melihat dulu seperti apa lawan Leicester di tiga laga berikutnya. Secara performa di musim ini, Leicester berada di level yang lebih baik dibanding West Ham United, Swansea City dan Manchester United, bahkan Everton dan Chelsea di dua laga terakhir mereka.

Tapi, lain bahasannya jika yang dibicarakan adalah peruntungan dan motivasi. West Ham, lawan Leicester pekan ini, pastinya ingin gas pol untuk bisa menembus zona Champions, kans yang masih terbuka untuk bisa diraih. Kemenangan pastinya menjadi target mereka, tapi mendapatkannya di kandang Leicester bukan perkara mudah.

Demikian juga Swansea. Bertanding di King Power Stadium dengan mengusung target menang sepertinya akan sulit tercapai. Apalagi Leicester terkenal andal bermain di kandang sendiri musim ini.

Nah, melawan Manchester United di Old Trafford bisa menjadi ganjalan tersendiri. Tapi memetik hasil imbang sangatlah mungkin untuk diraih. Laga melawan Everton pun bisa menjadi penentuan kesuksesan Ranieri dkk untuk menyudahi musim dengan gelar juara sebelum tampil meladeni Chelsea.

Tapi, semua skenario ini hanya akan berjalan demikian apabila Tottenham bisa menjaga konsistensi performa di level atas. Jika tidak, Leicester mungkin sudah berpesta dua laga dari sekarang.