Soal Isaac Poppo, Rahmad Darmawan Yakin Tak Salah Pilih

Topics

Rahmad Darmawan yakin Poppo akan menjadi penyuplai bola handal bagi barisan depan Bajul Ijo.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA
Pelatih Persebaya Surabaya Rahmad Darmawan meyakini keputusan mengontrak langsung Isaac Poppo tanpa melalui seleksi bukan perjudian, dan akan membuat lini tengah Bajul Ijo makin solid.

RD, sapaan Rahmad, juga optimistis pemain yang diklaim pernah memperkuat timnas Liberia tersebut bakal menjadi solusi kelemahan lini tengah Persebaya, yang selama ini dianggap tidak memiliki playmaker handal untuk mendistribusikan bola kepada duet Greg Nwokolo dan Emmanuel 'Pacho' Kenmogne.

“Sebelumnya kami sempat menaruh harapan itu pada [Patrice] Nzekou yang tampil bagus saat memperkuat Persiba [Balikpapan], tapi itu gagal di sini. Kami juga sempat datangkan Larrea [Julio Caesar Larrea Flores], tapi nyatanya juga gagal, dan harus dipulangkan,” papar RD.

Imbasnya, RD sempat memaksakan tugas membagi bola pada Manahati Letusen dan Dedi Kusnandar yang notabene merupakan gelandang jangkar, termasuk memberikan tugas serupa kepada Fandi Eko Utomo dan M Ilham, yang biasa bermain sebagai sayap.

Tapi dengan kehadiran Poppo, asa RD untuk memiliki seorang playmaker handal di sisa ISL musim ini menemui titik terang. Meski baru gabung latihan satu kali akhir pekan kemarin, mantan arsitek Arema Cronus musim lalu ini cukup yakin akan kemampuan, dan kualitas Poppo sebagai seorang gelandang.

“Kami sudah mengincarnya sejak lama, sekarang sudah gabung dan fokus latihan. Waktu dua bulan saat jeda kompetisi kali ini bisa dimanfaatkan untuk memoles keakraban Poppo bersama tim,” terangnya.

Setelah menunggu beberapa hari, status Poppo di Persebaya akhirnya disahkan. Ia resmi jadi milik Bajul Ijo terhitung sejak Selasa (10/6), seiring adanya konfirmasi dari asosiasi sepakbola Liberia (LFA) selaku negara asal sang pemain.

Sekretaris tim Persebaya Rahmad Sumanjaya menjelaskan, status Poppo sudah pasti di Persebaya, seiring surat permintaan international transfer certificate (ITC) Persebaya ke LFA, yang sudah mendapat tanggapan.

“Sudah ada konfirmasi dari LFA, surat ITC Poppo sudah keluar. Kami juga sudah mendaftarkan Poppo ke PT Liga [Indonesia] jelang penutupan pada tanggal 6 Juni lalu,” jelas Rahmad.

Begitu surat ITC keluar, kata Rahmad, secara otomatis status Poppo sebagai pemain Persebaya sudah sah. Sebab, PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi ISL, dan PSSI hanya berpatokan pada ITC yang dikeluarkan negara asal pemain.

Pemain yang pernah merumput di Liga Turki dan Swedia tersebut sejatinya sudah masuk line-up Persebaya saat menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Bung Tomo akhir pekan kemarin. Sayang, ia hanya bisa jadi penonton, karena statusnya belum disahkan untuk bermain di Indonesia. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.