SPESIAL: Data & Fakta Menarik Kamerun Kontra Kroasia

The Indomitable Lions mencatatkan beberapa rekor buruk usai dihajar habis-habisan oleh Kroasia.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Kroasia dengan penuh gaya menghidupkan peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar Piala Dunia usai membekap Kamerun dengan skor telak 4-0, Kamis (19/6) pagi WIB. Dalam laga kedua Grup A di Arena Amazonia, Manaus tersebut, Kroasia memang tampil dominan sejak awal babak sebelum akhirnya semakin trengginas semenjak kartu merah yang didapatkan Alex Song karena menyikut Mario Mandzukic.

Mandzukic sendiri menjadi bintang lapangan di laga ini lewat dua golnya untuk menyempurnakan gol pembuka dari Ivica Olic dan gol solo run Ivan Perisic. Tambahan tiga angka ini membuat persaingan di Grup A semakin ketat. Kroasia berada di peringkat tiga klasemen sementara dengan nilai tiga, berselisih satu poin dari Brasil dan Meksiko. Adapun Kamerun harus tersingkir lebih awal, karena belum mengemas satu pun poin.

Seperti seluruh partai lainnya, terdapat sejumlah data dan fakta menarik dari masing-masing tim yang layak mendapat perhatian. Berasal dari data Opta, Goal Indonesia menyajikannya untuk Anda di bawah ini:

Bangkit | Setelah takluk di laga pembuka, Mario Mandzukic menginspirasi kemenangan telak Kroasia atas Kamerun

Kekalahan 4-0 dari Kroasia ini menjadikan Kamerun selalu takluk dalam enam partai terakhir di putaran final Piala Dunia. Kekalahan beruntun terpanjang yang pernah diderita oleh sebuah tim Afrika.

Catatan enam kekalahan beruntun tersebut juga menjadikan Kamerun sebagai tim pertama yang melakukannya sejak El Salvador pada 1982.

Sejak lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali pada 1982, tak ada tim yang mendapat lebih banyak kartu merah selain Kamerun. Bersama Argentina, wakil Afrika itu mengoleksi delapan kali pengusiran pemain.

Dari delapan kartu merah itu, tiga di antaranya diperoleh keluarga Song (Rigobert dan Alex)

Sejak menjadi tim kejutan di 1998, inilah untuk kali pertama Kroasia mencetak gol secara beruntun dalam tiga pertandingan Piala Dunia.

Ivica Olic sukses mencetak gol keduanya di Piala Dunia. Debut golnya terjadi pada 4393 hari lalu pada Piala Dunia 2002..

Mario Mandzukic adalah orang pertama Kroasia yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Kemenangan 4-0 menjadikan Kroasia untuk pertama kali mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Kemenangan besar terakhir kali mereka raih saat membekap Jerman 3-0 di perempat-final Piala Dunia 1998.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics