SPESIAL: Duel Lini Per Lini Chelsea Vs. Manchester City

Laga terpanas di Liga Primer Inggris, Chelsea versus Manchester City, akan dihelat pada akhir pekan ini. Siimak duel lini per lini kedua tim!

OLEH SANDY MARIATNA & YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter
Semua mata penggemar Liga Primer Inggris akan tertuju pada Minggu (1/2) dini hari WIB tatkala dua tim teratas klasemen, Chelsea dan Manchester City, akan saling bentrok di Stamford Bridge. Bagi The Citizens, kalah di laga ini sama saja dengan melambaikan bendera putih kepada The Blues dalam persaingan gelar juara musim ini. Oleh karena itu, banyak yang menilai bahwa laga ini bakal menjanjikan duel sengit yang bisa menentukan perjalanan kedua tim menuju gelar juara.
Namun pada akhirnya, para pemain di lapangan-lah yang menentukan kepantasan sebuah tim untuk memenangkan sebuah pertandingan. Berikut ulasan redaksi Goal Indonesia terkait duel antar lini Chelsea dan City, dilengkapi dengan perbandingan statistik para pilarnya:

Thibaut Courtois

Selama Petr Cech masih dikandung Chelsea, belum pernah ada pemain yang mampu menggeser kiper berhelm itu. Sampai akhirnya tiba kepulangan Thibaut Courtois dari Atletico Madrid pada musim panas kemarin. Muda, menjulang, dan menawan. Itulah gambaran Courtois yang di sepanjang musim ini tampil konsisten lewat catatan tujuh clean sheet di EPL. Performa apiknya di semi-final Piala Liga kontra Liverpool menjadi aksi ciamik terkini dari sang kiper Belgia.

Joe Hart
Musim lalu boleh jadi musim terburuk Joe Hart di Manchester City. Penjaga gawang Inggris itu banyak melakukan yang salah kerap kali membuatnya kebobolan. Namun musim ini Hart mulai kembali ke performa terbaiknya. Permainan agresif yang membuatnya melakukan 21 tinju menunjukkan kesigapannya untuk keluar dari sarang dan menghalau bola. Senjata ampuh untuk melumpuhkan Diego Costa dkk.

John Terry

"Saya melihat John saat ini seperti saya melihatnya pada 2004, 2005, 2006. Tidak ada perbedaan,” ujar Jose Mourinho yang percaya bahwa John Terry tidak mengalami degradasi performa sejak satu dekade silam dan tetaplah JT yang sama seperti satu dekade yang lalu. Statistik membuktikan, Terry masih merupakan salah satu bek tertangguh di Inggris meski usianya sudah menembus 34 tahun. Itulah mengapa Terry selalu menjadi pilihan utama Mourinho di laga-laga berat, termasuk pada akhir pekan ini.

Vincent Kompany
Beberapa tahun silam, Kompany merupakan salah satu bek terbaik di Liga Primer Inggris. Sayang, musim ini sang kapten luput dari perhitungan. Pergulatan dengan cedera membuatnya tak mendapatkan banyak waktu bermain dan hal ini berdampak langsung pada performanya di lapangan. Kemampuan intersep sang kapten memang masih tergolong ciamik, tapi ia perlu berada di kondisi puncaknya untuk menghentikan serbuan Costa dkk.

Eden Hazard

Sejak didatangkan dari Lille pada musim 2012/13, progres Hazard menjadi salah satu pemain terbaik di Liga Primer terbilang sangat pesat. Sayang, setiap kali melawan Manchester City, sayap cepat Belgia ini sering kepayahan. Namun, satu assist-nya kepada Andre Schurrle pada pertemuan pertama di Etihad pada September lalu membuktikan bahwa Hazard ini sudah siap tempur. Kegemarannya mendribel bola, mengkreasikan peluang berbahaya, dan melepaskan tembakan secara tiba-tiba akan menjadi senjata ampuh untuk membuat pertahanan City amburadul.

David Silva
Absennya Yaya Toure karena Piala Afrika membuat tugas Silva jauh lebih berat. Walau diberi peran No.10 kesukaannya, ia tak memiliki tenaga pendorong Toure yang membuatnya bebas mengeksplorasi lapangan dengan aman. Tugas membuka ruang juga sepertinya bakal dibebankan pada Silva. Namun, terlepas dari cedera dan beban berat yang ditanggung, Silva bakal jadi senjata ampuh Pellegrini untuk mengacak-acak pertahanan Chelsea.

Diego Costa

Masih belum dipastikan apakah bomber berwajah beringas ini bisa tampil melawan City akibat kelakuan nakalnya dengan menghajar kaki Emre Can dan Martin Skrtel di semi-final Piala Liga lalu. Namun, jika FA memberinya lampu hijau, bisa dipastikan Costa akan dengan senang hati menuntaskan peluang-peluang yang dikreasikan para gelandang kreatif Chelsea. Statusnya sebagai topskor sementara EPL kiranya sudah cukup untuk menjabarkan potensinya sebagai momok menakutkan bagi Vincent Kompany dkk.

Sergio Aguero
Kecepatan kaki dan naluri tembakan penyerang Argentina ini masih belum bisa dihentikan di Liga Primer. Sekalipun dikawal ketat, Aguero punya kaki yang lincah untuk lolos dan merangsek masuk kotak penalti serta melepas tembakan. Seandainya ia tidak cedera, mungkin Aguero bakal jadi topskor, bukan Costa. John Terry dan Gary Cahill pasti bakal kerepotan menghadapi penyerang nan licin ini.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.