SPESIAL: Kemungkinan Formasi Jerman, Argentina, Belanda, Brasil, Prancis, Spanyol, Italia & Inggris Di Piala Dunia 2018

Semua negara bersiap harus bersiap untuk melakukan perubahan antara saat ini hingga Piala Dunia berikutnya, dan Goal melihat bagaimana kemungkinan susunan pemain mereka di Rusia.

OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter

Piala Dunia kembali berakhir dan butuh waktu empat tahun lagi untuk menunggu negara-negara terbaik dari seluruh dunia bersaing kembali di Rusia.

Turnamen di Brasil menjadi pesta besar sepakbola, dengan bintang-bintang dari seluruh dunia menunjukkan performa brilian mereka, tetapi semuanya sudah selesai.

Jadi, siapa bintang-bintang generasi berikutnya yang akan menggantikan mereka dalam empat tahun ke depan? Goal menyajikan para pemain yang mungkin akan menjadi sorotan dunia pada 2018.

Oleh Sebastian Garcia

Setelah menggapai final di 2014 dan mengembalikan harga diri di panggung terbesar, Argentina akan menghadapi periode transisi. Pelatih Alejandro Sabella pasti meninggalkan posnya, meski pergantian dia sebagian besar karena masalah di luar lapangan.

Tim Argentina saat ini memiliki perpaduan menarik antara pemain muda dan berpengalaman dan banyak pemain yang masih memiliki banyak waktu untuk menampilkan performa level tinggi. Sulit mengatakan berapa banyak Ballon d'Or yang akan digapai Messi saat 2018 nanti, tetapi mudah untuk melihat dia memimpin negaranya di Rusia.
Pemain pendukung akan semakin uzur, tetapi tampaknya masih bisa diandalkan, meski munculnya striker Inter Mauro Icardi tidak akan bisa dibendung oleh Gonzalo Higuain, tergantung pada seberapa menyatu pemain muda itu menyatu di tim. Masih ada bayang-bayang mengenai saga Carlos Tevez, meski Icardi lebih tidak populer di antara fans dan media.

Erika Lamela harus membuktikan diri dan menjadi starter, sementara Juan Manuel Iturbe akan berusaha bersaing mendapatkan posisi gelandang Tottenham tersebut atau Angel di Maria di sayap.

Di lini pertahanan, Mateo Musacchio akan berada dalam performa terbaiknya, jika perkembangannya sejauh ini terus berjalan dengan mulus dan Sergio Romero akan menjadi kiper tim Tango untuk ketiga kali secara beruntun di Piala Dunia. Pertanyaan besar adalah Javier Mascherano, yang akan berusia 34 tahun, tetapi ia mungkin masih mendapatkan tempat karena kepemimpinannya yang kharismatik dan kemampuannya yang serba bisa.

Oleh Rupert Fryer

Banyak perbincangan fokus pada siapa yang tidak boleh bermain untuk Brasil lagi, tetapi mereka memiliki beberapa pemain yang akan berada di kondisi puncak pada 2018. Semuanya akan tergantung pada jalan yang dipilih oleh pesepakbola Brasil, tetapi dengan Tite dan Muricy Ramalho yang berpeluang menggantikan Luiz Felipe Scolari, tampaknya hanya akan ada sedikit perubahan.

Neymar akan berusia 26 tahun sehingga berada dalam kondisi prima. Begitu juga dengan Oscar yang menjadi pemain paling bersinar. Marcelo akan berusia 30 tahun dan masih memiliki peluang besar bergabung Selecao. David Luiz berusia 31 tahun dan kepemimpinannya akan masih bisa diharapkan, meski Rusia 2018 akan terlalu berat untuk pasangannya, Thiago Silva yang berusia 33 tahun. Luiz Gustavo mungkin menjadi pemain terbaik Scolari pada 2014 dan dia akan tetap bertahan.

Bagaimanapun juga, pemain-pemain seperti Fred, Jo dan Hulk tampaknya telah memainkan Piala Dunia terakhir mereka. Demikian juga dengan Julio Cesar, Dani Alves, Maicon, Dante dan Fernandinho.

Kiper Napoli Rafael Cabral adalah salah satu pemain Brasil paling cerah dan bisa mengamankan posisi kiper jika dia menjadi reguler di Serie A. Pemain Valencia, Diego Alves juga bisa menjadi pesaing. Marquinhos tampak tangguh sebagai bek tengah (yang akan berusia 24 saat itu) dan menjadi pengganti yang pas untuk Thiago Silva. Bek tengah Botafogo Doria adalah pemain potensial dan juga akan masuk dalam kerangka. Pemain Porto Danilo juga menjadi bintang sebagai bek kanan dengan kemampuan teknis matang dengan fisik yang atletis.

Pemain Spartak Moskwa Romulo adalah pemain tangguh dan atletis dengan jangkauan umpan yang jarang terlihat di lini tengah Brasil - perkembangannya terhenti akibat cedera serius, tetapi saat ia pulih, ia akan siap menjadi bintang. Pemain PSG Lucas moura menjadi salah satu pemain yang akan datang ke turnamen saat ia dalam performa terbaik. Pemain Shaktar Donetsk, Fred, akan berusia 25 dan akan turut dalam skuat. Rekan satu timnya, Fernando, juga bisa terlibat jika kedua pemain itu hengkang dari Ukraina.

Masalah terbesar Brasil terletak pada posisi Nomor 9, di mana sepakbola Brasil kekurangan pemain bertipe demikian. Hernane dan Alan Kardec mungkin masih belum memenuhi standar. Alexandre Pato memiliki potensi terbesar meski masih sangat rawan. Karir Leandro Damiao menurun drastis dalam beberapa musim terakhir tetapi apabila ia hijrah ke Eropa dan mampu bangkit, dia masih memiliki kesempatan untuk menjadi ujung tombak Selecao. Pemain muda sensasional Gabriel, yang akan berusia 21 tahun, juga bisa menjadi senjata rahasia.

Oleh Chris Davie

Inggris adalah tim yang bertransisi pada Piala Dunia tahun ini dan banyak yang sudah membayangkan skuat Roy Hodgson pada Rusia 2018 nanti.

Steven Gerrard dan Frank Lampard tidak akan lagi berada di tim - tanggung jawab mereka sebagai pemain veteran akan dilimpahkan kepada Joe Hart, Gary Cahill dan Wayne Rooney, yang akan berusia 31 dan 32 di turnamen berikutnya.

Posisi Hart sebagai kiper nomor satu Inggris tampaknya masih tersegel dalam beberapa tahun ke depan, demikian juga dengan Cahill di jantung pertahanan, tetapi Rooney mungkin akan disingkirkan oleh Ross Barkley, Alex Oxlade-Chamberlain dan Raheem Sterling untuk posisi di belakang Daniel Sturridge.

Theo Walcott absen di Piala Dunia 2014 karena cedera lutut tetapi ia terancam menghadapi skenario yang sama seperti Rooney dan Adam Lallana yang harus bersaing untuk memperebutkan posisi di Rusia.

Di pertahanan, Glen Johnson akan berusia 32 tahun di Piala Dunia berikutnya, tetapi rekan satu timnya Jon Flanagan bisa bermain di kedua sisi bek sayap dan akan berpeluang besar untuk menghuni posisi bek kanan.

John Stones tampil impresif untuk Everton musim lalu ketika menggantikan Phil Jagielka yang cedera dan masuk ke daftar tunggu di skuat Hodgson. Pemain berusia 20 tahun itu memiliki distribusi dan kemampuan membaca situasi pertahanan yang bagus, sehingga ia bisa menjadi tandem yang maksimal dengan Cahill dalam jangka panjang. Duo Southampton Calum Chambers dan James Ward-Prowse akan berkembang di bawah asuhan Ronald Koeman. Ward-Prowse tampil impresif di Toulon Tournament musim panas ini dan satu caps bersama timnas Inggris tidak akan lama lagi.

Oleh Robin Bairner

Prancis sudah memiliki kerangka yang bagus untuk 2018, mengingat skuat yang dibawah ke Brasil cukup muda, dengan banyak pemain asuhan Didier Deschamps tetap siap untuk dipasang empat tahun ke depan.

Franck Ribery absen di 2014 karena cedera dan sudah mengisyaratkan bahwa ini mungkin tahun Piala Dunia terakhir baginya, jadi meski tidak sepenuhnya mustahil bagi dia berada di Rusia, tetapi pada usia 35 tahun kemungkinan itu memang kecil.

Suksesor bintang Bayern Munich itu sepertinya adalah Antoine Griezmann, siapa yang menghuni sayap kanan paling susah untuk dipilih, meski Kingsley Coman, yang baru saja hengkang ke Juventus dariParis Saint-Germain, bisa menjadi kandidat. Florian Thauvin dari Marseille juga menjadi opsi, meski perkembangannya cukup lambat dalam 12 bulan terakhir.

Peran bek kanan juga menjadi lubang yang harus ditambal, meski cukup sedikit alternatif, yang berarti Mathieu Debuchy akan tetap menjadi andalan. Di sisi kiri banyak pemain yang siap menggantikan Patrice Evra, dengan Lucas Digne yang tampaknya mengungguli Eliaquim Mangala, yang mungkin lebih cocok sebagai bek tengah dalam jangka panjang, dan juga Samuel Umtiti. Meski, Kurt Zouma telah menunjukkan bahwa dia bisa bermain di posisi itu, Mangala tampaknya akan menjadi bek andalan tim di masa depan.

Prancis memiliki banyak bek muda bertalenta dan akan ada persaingan ketat untuk bisa berada di samping Raphael Varane, dengan Aymeric Laporte mungkin menjadi sosok terbaik untuk posisi itu. Meski Mamadou Sakho akan sulit tergantikan.

Untuk selanjutnya, akan sulit bagi pemain muda menemukan celah. Paul Pogba seharusnya sudah menjadi salah satu pemain terbaik dunia pada usia 25, sementara kecuali ada hal yang tidak diinginkan menimpa Blaise Matuidi dia akan terlibat di lini tengah bersama Yohan Cabaye atau Morgan Schneiderlin.

Sementara itu, di lini depan, Karim Benzema jarang menampilkan performa terbaik bersama timnas, tetapi kurangnya opsi tampaknya akan tetap membuatnya menjadi andalan. Pemain muda Nice Neal Maupay, yang akan berusia 21 tahun saat itu, adalah striker tajam di kotak penalti yang bisa menjadi opsi lain, sementara Paul-Georges Ntep bisa bermain melebar.

Oleh Enis Koylu

Jerman melakukan pendekatan pada Piala Dunia 2014 dengan tim yang sangat muda dan banyak pemain mereka yang terlibat di Brasil akan tetap bersama - dan dalam performa terbaik - ketika turnamen di Rusia dimulai empat tahun mendatang.

Manuel Neuer terkunci di posisi kiper dan akan tetap demikian dalam beberapa tahun mendatang, meski Marc-Andre ter Stegen akan menyediakan persaingan. Posisi bek kanan akan menjadi sedikit masalah, dengan Philipp Lahm akan berusia 31, tahun ini, dia tidak muda lagi.

Jerome Boateng bisa menambal posisi itu, meski dia nyaman sebagai bek tengah, ia tampaknya harus rela digeser untuk menggantikan Lahm karena Matthias Ginter akan dipasang menjadi duet Mats Hummels di jantung pertahanan dan Marcel Schmelzer di posisi bek kiri.

Toni Kroos masih memiliki karir panjang sebagai suksesor Bastian Schweinsteiger dan pemain Jerman nomor 7 itu akan berusia 33 tahun saat turnamen dimulai di Rusia, jadi rekannya yang lebih muda akan lebih mendapatkan kepercayaan di lini tengah bersama Sami Khedira, yang akan berusia 31 tahun, dengan sosok senior dan mungkin juga kapten.

Tentu saja, mereka memiliki stok yang melimpah untuk empat posisi di depan. Mesut Ozil akan masih mengenakan nomor 10 di usianya yang memasuki kepala tiga, Marco Reus bisa bermain di sayap kanan, dengan Mario Gotze mendukung Thomas Muller. Pemain-pemain ini akan memiliki Julian Draxler, Kevin Volland dan Max Meyer untuk persaingan.

Oleh Carlo Garganese

Akan ada banyak perubahan pemain ketika Rusia 2018 datang menyusul bencana di Brasil. Daniele De Rossi, Andrea Pirlo, Andrea Barzagli dan Antonio Cassano akan terlalu tua dan sementara Gianluigi Buffon menegaskan dirinya menginginkan Piala Dunia ke-enam di usia 40, performa impresif Salvatore Sirigu diyakini akan mengambil posisi utama. Azzurri juga memiliki beberapa kiper muda berbakat, terutama pemain Udinese Simone Scuffet.

Satu area yang menjadi masalah Italia adalah kurangnya bek muda, meski bek tengah Juventus Daniele Rugani tampaknya bisa menajdi pilihan dan bisa menjadi duet Giorgio Chiellini di turnamen terakhirnya. Pemain Bianconeri lain, Leonardo Bonucci, akan masih berada di skuat. Pemain Roma Alessandro Romagnoli juga patut dipantau. Pilihan pertama untuk bek sayap saat ini adalah Mattia Darmian dan Matteo De Sciglio yang berada dalam usia emas pada 2018.

Timnas Italia akan dibangun disekitar bintang PSG Marco Verratti, pewaris Andrea Pirlo, yang akan menjadi regista Italia. Pemain Roma Alessandro Florenzi juga nyaman dengan bola, sementara pemain Fiorentina Romulo juga bisa menjadi pekerja keras di lini tengah jika ia masih prima di usianya ke-31. Pemain Napoli Jorginho bisa menjadi pelapis ideal untuk Verratti, dengan pemain Juve Simone Sturaro, pemain Atalanta Daniele Baselli dan pemain Lazio Antonio Candreva akan terlibat dalam skuat.

Di linidepan, Italia memiliki beberapa striker menjanjikan tetapi segalanya akan tergantung pada bagaimana semua berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Di sayap ada pemain Juventus Domenico Berardi dan pemain AC Milan Stephan El Shaawary yang memiliki kecepatan dan dinamisme, ia akan menjadi pemain menarik di 2018. Tetapi mereka akan bersaing dengan pemain Roma Mattia Destro, pemain Juve Manolo Gabbiadini dan pemain Napoli Lorenzo Insigne. Di ujung tombak, Mario Balotelli akan sempurna untuk memenuhi potensina di usia ke 27 - tetapi tidak mudah untuk memprediksi striker kontroversial itu. Kemungkinan lain adalah pemain Dortmund Ciro Immobile dan pemain Fiorentina Giuseppe Rossi, yang akan berusia 31 tahun.

Oleh Stefan Coerts

Belanda mungkin harus bermain tanpa pemain berpengalaman seperti Robin van Persie, Arjen Robben, Wesley Sneijder dan Dirk Kuyt ketika mereka terbang ke Rusia empat tahun lagi, tetapi sebagian besar skuat Piala Dunia 2014 diyakini akan tetap menjadi bagian Oranje untuk beberapa turnamen besar ke depan.

Jasper Cillessen dan Tim Krul akan masih bersaing untuk posisi pertama, dengan kiper PSV Jeroen Zoet juga akan berusaha menembus posisi inti di Piala Dunia 2018.

Di lini belakang, Daryl Janmaat, Stefan de Vrij, Bruno Martins Indi dan Daley Blind – yang bermain impresif di Brasil - masih berusia muda ketika turnamen di Rusia digelar, sementara Joel Veltman dan Terence Kongolo juga akan berpeluang terlibat. Dengan Gregory van der Wiel dan Jetro Willems pulih dari cedera dan pemain muda berbakat Karim Rekik siap untuk berpartisipasi, pertahanan Belanda tampaknya akan tetap tangguh hingga beberapa tahun ke depan.

Nigel de Jong bisa menjadi salah satu pemain veteran di skuat Belanda pada 2018, dengan Marco van Ginkel dan Kevin Strootman sepertinya akan mengisi dua pos di lini tengah. Pemain muda seperti Georginio Wijnaldum, Tonny Vilhena dan Adam Maher juga akan bermimpi tampil di Piala Dunia.

Penyerang Robben, Van Persie dan Kuyt diyakini sudah mengucapkan selamat tinggal pada tim nasional dalam beberapa tahun ke depan, hal itu membuka jalan bagi Memphis Depay, Jean-Paul Boetius, Quincy Promes dan Luciano Narsingh. Belanda tampaknya akan kekurangan pemain di posisi nomor 9 yang siap untuk 2018, meski bintang muda Ajax Richairo Zivkovic mungkin menjadi opsi menyusul perkembangan impresifnya musim lalu.

Oleh Ben Hayward

Setelah kegagalan mengejutkan di Brasil 2014, skuat untuk Piala Dunia berikutnya sepertinya akan sangat berbeda bagi Spanyol.

Xavi, Xabi Alonso dan Iker Casillas akan menghilang di 2018, sementara Andres Iniesta mendekati masa pensiun di usia 34. Sergio Busquets, Jordi Alba dan Sergio Ramos akan tetap terlibat, tetapi sisanya mungkin akan berbeda dengan tim yang menjadi starter melawan Belanda, Cili dan Australia.

Masih ditunggu apakah eksperimen denganDiego Costa akan bekerja dalam jangka panjang, tetapi striker Chelsea itu ingin terlibat dan tampaknya akan menjadi bagian apabila dia mampu membuktikan dirinya mampu gemilang di timnas

Pemain muda berbakat Real Madrid Jese akan mengisi posisi sayap kanan, dengan striker brilian Barca Gerard Deulofeu akan dipasang di sisi sebaliknya. Di lini tengah, gelandang Bayern Munich Thiago bisa menggantikan peran Xavi, dengan pemain Atletico Madrid Koke juga akan bergabung.

Di sektor penjaga gawang, David de Gea akan segera mendapatkan posisi utama dan akan berusia 27 tahun pada 2018, sementara bek kanan Madrid Dani Carvajal tampaknya akan menempati posisi itu dan pemain Real Sociedad Inigo Martinez layak mendapat peluang untuk membuktikan diri di jantung pertahanan.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics