SPESIAL: Parade Rekor Di Matchday 3 Liga Champions

Festival 40 gol dan sederet rekor lainnya mewarnai gelaran Liga Champions tadi malam.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Baru separuh dari 16 pertandingan matchday ketiga Liga Champions 2014/15 digelar, namun telah banyak lahir rekor baru dari delapan partai yang mentas pada Selasa (21/10) malam waktu Eropa.

Yang paling mencolok tentu adalah tersajinya festival gol dengan jumlah total mencapai 40 buah! Lantas, tinta emas apa lagi yang terukir dalam duel-duel di Grup E hingga H tadi malam? Goal Indonesia merangkumnya buat Anda.

40 gol adalah torehan terbanyak dalam semalam untuk turnamen format terkini. Ini masih di bawah rekor dalam format lawas, tepatnya pada 1 Oktober 1997 saat tercipta 44 gol dalam selusin laga. Berbeda dengan sekarang, saat itu fase grup masih berisikan 24 kontestan yang dibagi ke dalam enam grup dan seluruh laga dalam satu matchday dimainkan sekaligus pada hari yang sama.

Dengan masih ada delapan laga di Grup A hingga D yang akan digelar nanti malam, matchday 3 musim ini berpeluang besar mematahkan rekor gol matchday pembuka edisi 2000/01 sebanyak 63 gol.

Separuh dari total gol pada Selasa kemarin dibukukan oleh tiga tim. Bayern Munich dan Shakhtar Donetsk sama-sama mengemas tujuh gol ke gawang AS Roma dan BATE Borisov. Sementara Chelsea menggelontorkan setengah lusin gol saat menjamu Maribor.

Skor 7-0 Shakhtar di kandang BATE menjadi kemenangan tandang terbesar sepanjang sejarah Liga Champions, menyamai keunggulan Olympique Marseille atas Zilina pada 2010.

Sementara hasil di Olimpico menandai kemenangan tandang terbesar Bayern di kompetisi ini, dan output melawan Maribor menjadi keunggulan paling telak yang dibukukan Chelsea sepanjang sejarah turnamen.

Bayern menjadi klub pertama yang mampu mencetak lima gol sekaligus di babak pertama dalam sebuah laga tandang Liga Champions saat Thomas Muller mengonversi penalti ke gawang Morgan De Sanctis di menit ke-36. Catatan ini kemudian diikuti Shakhtar dengan gol keempat Luiz Adriano yang mengubah skor menjadi 5-0 pada menit ke-44 kontra BATE.

Sebelum dijebol Gervinho, gawang Bayern bersih dari kebobolan selama 813 menit di semua kompetisi.

Luiz Adriano (foto) menjadi pemain kedua setelah Lionel Messi yang sukses membukukan lima gol sekaligus dalam satu pertandingan Liga Champions. Ia juga masuk buku sejarah sebagai pemain dengan torehan quat-trick tercepat. Striker Brasil itu hanya membutuhkan waktu 17 menit (28', 36', 40', 44') untuk melakukannya.

Adapun satu gol Lionel Messi dalam kemenangan 3-1 Barcelona atas Ajax di Camp Nou membawanya menyamai torehan 69 gol Cristiano Ronaldo di Liga Champions. Kedua pemain tinggal berjarak dua biji gol dari rekor abadi milik Raul Gonzalez (71).

addCustomPlayer('8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', '', '', 620, 540, 'perf8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', 'eplayer4', {age:1407083239229});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics