SPESIAL: Susunan Tim Terbaik Indonesia Super League Pekan Ini (23 - 30 Oktober)

Topics

Goal Indonesia kembali menyajikan susunan tim terbaik ISL pekan ini. Siapa saja mereka?

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 sudah menyelesaikan babak delapan besar. Empat tim pun sudah memastikan diri lolos ke babak semi-final yang akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 4 November nanti. Mereka adalah Persib Bandung, Arema Cronus, Persipura Jayapura, dan Pelita Bandung Raya.
Bisa dibilang, lolosnya keempat tim itu tidak didapatkan dengan mudah. Pasalnya, mereka harus melalui perlawanan ketat dari rival lainnya di grup masing-masing. Beberapa pemain mampu tampil cemerlang untuk membawa tim mereka meraih kemenangan.
Untuk itu, Goal Indonesia kembali menyajikan susunan tim terbaik ISL pekan ini (23 - 30 Oktober). Berikut ulasannya:
Penampilan cemerlang kiper PBR, Deniss Romanovs, benar-benar membuat barisan depan lawan tim berjulukan The Boys Are Back itu 'mati kutu'. Terutama, saat PBR menaklukkan Persib, 2-1, di laga terakhir grup L, 30 Oktober lalu. Pada laga itu, Romanovs berhasil membuat frustrasi barisan depan tim Maung Bandung seperti Djibril Coulibaly dan Tantan.
Untuk barisan belakang, Thierry Gathuessi, cukup pantas dikedepankan pada susunan tim pekan ini. Penampilannya yang lugas di lini belakang Arema, mampu membuat lini depan lawan kesulitan untuk membobol gawang Kurnia Meiga. Pada laga melawan Semen Padang, pemain berpaspor Prancis ini juga mampu tampil baik dalam mengawal setiap pergerakan pemain depan tim Kabau Sirah.
Nama lainnya yang dinilai layak mengisi posisi bek adalah Vladimir Vujovic. Ya, Vujovic semakin menunjukkan peran vitalnya di lini belakang Persib. Selain kuat dalam bertahan, dia juga unggul dalam duel bola atas dan rajin dalam membantu serangan.
Selanjutnya, ada nama bek Semen Padang, Novan Setya Sasongko. Novan merupakan bek yang sulit dilewati barisan depan lawan. Saat melawan Arema, Novan beberapa kali mampu mempersempit ruang gerak barisan depan tim Singo Edan. Dia juga tampil cukup disiplin. Sayang, performa apiknya tidak bisa dilihat lagi pada musim ini lantaran langkah Semen Padang sudah terhenti di babak delapan besar.
Di lini tengah, Anindito Wahyu Erminarno, mampu tampil apik bersama Mitra Kukar. Anindito semakin menemukan kematangan bermainnya bersama tim Naga Mekes di babak delapan besar. Teranyar, saat bermain imbang 3-3 dengan Persebaya, Anindito tampil sangat impresif sebagai penyuplai bola untuk lini depan Mitra Kukar. Selain itu, pergerakannya juga mampu merepotkan barisan pertahanan Persebaya.
Jangan lupakan pula gelandang Persebaya, Isaac Pupo, yang tampil sangat dominan saat timnya mengimbangi Mitra Kukar di laga terakhir. Pupo menjadi inspirator gol-gol yang tercipta untuk Persebaya di laga itu. Penampilan impresifnya dilengkapi dua gol yang dicetaknya pada laga tersebut.
Ada pula gelandang PBR, Kim Jeffrey Kurniawan, yang tampil penuh determinasi di laga melawan Persib. Kim tak segan untuk berduel dengan barisan lini tengah Persib yang bertabur bintang macam Makan Konate, Firman Utina, hingga Hariono. Bahkan, Kim adalah pencetak gol pertama kemenangan bagi PBR di laga itu, yang membuat semangat anak-anak The Boys Are Back semakin terlecut.
Satu nama lagi dari PBR yang fenomenal adalah gelandang muda, Wawan Febrianto. Masuk sebagai pemain pengganti, Wawan benar-benar mengubah permainan PBR. Pergerakannya yang cepat dan lincah sulit dihentikan oleh bek-bek lawan. Terbukti, saat melawan Persib dia mampu membuat kewalahan Tony Sucipto. Hingga tendangan bebas indahnya untuk membuat PBR unggul 2-0 atas Persib, membuat namanya semakin berkibar.
Selanjutnya, yang pantas dimasukkan di lini tengah pekan ini adalah Ian Louis Kabes. Penggawa Persipura itu tampil luar biasa di laga terakhir melawan Persela. Torehan dua golnya di laga itu membantu Persipura untuk memuncaki klasemen akhir grup K, sekaligus memastikan diri lolos ke babak semi-final.
Beralih ke lini depan, Cristian Gonzales, semakin menunjukkan ketajamannya dalam dua laga terakhir bersama Arema di grup K. Tiga gol berhasil dia lesakkan dalam dua laga (dua gol ke gawang Persela, dan satu gol ke gawang Semen Padang). Gonzales seakan ingin membuktikan bahwa dia memang layak dipanggil kembali ke timnas Indonesia.
Nama terakhir adalah kapten tim Persipura, Boaz Solossa. Bochi, sapaan akrabnya, mampu menjadi inspirator tim di tengah kondisi internal yang sedang goyah. Terutama, sejak ditinggalkan pelatih Jacksen Ferreira Tiago. Selain mampu mengayomi rekan-rekannya di atas lapangan, ketajamannya kembali muncul saat mencetak gol kemenangan ke gawang Semen Padang dan satu gol ke gawang Persela.
Dan, yang terpilih sebagai juru taktik terbaik pekan ini adalah pelatih PBR, Dejan Antonic. Rasanya sudah tidak perlu didebatkan lagi. Menyusul, prestasi Dejan yang mampu membawa PBR melangkah ke babak empat besar, sudah menghadirkan kejutan lagi setelah mereka sebelumnya berhasil menginjakkan kaki di babak delapan besar. Padahal, skuat mereka tak bertabur bintang seperti tiga tim lainnya di grup L. Di samping itu, Dejan juga berhasil memoles kembali potensi yang dimiliki para pemainnya seperti Kim Kurniawan, Bambang Pamungkas, maupun Wawan Febrianto.

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.