SPESIAL: Wesley Sneijder Raih 100 Caps Bersama Timnas Belanda

Sneijder menjadi pemain keenam yang meraih 100 caps bersama timnas Belanda.

OLEH HAPPY SUSANTO Ikuti di twitterSelain raihan kemenangan fantastis 5-1 Belanda atas Spanyol di pertandingan perdana Grup B Piala Dunia, Sabtu (14/6) dinihari WIB, momen ini juga diwarnai dengan capaian 100 caps Wesley Sneijder bersama timnas.Meski tidak mencetak gol, Sneijder tampil cukup apik di pertandingan ini dengan memberi assist untuk gol ketiga Belanda yang dicetak Stefan de Vrij pada menit ke-64.Meski sempat diragukan masa depan internasionalnya oleh pelatih Louis van Gaal, namun Sneijder akhirnya mendapat kesempatan tampil di laga ke-100 bersama timnas kontra La Furia Roja tadi.Dua bulan lalu, van Gaal pernah mengatakan, Sneijder kurang cukup berbuat untuk menjamin posisinya di skuat tim Oranye. Namun, bintang Galatasaray itu akhirnya kembali masuk ke jantung gelandang timnas dengan sebuah momen yang tak akan pernah dilupakannya.Sang playmaker ini memiliki pasang-surut karir internasional yang lebih lebih berliku ketimbang para peraih 100 caps lainnya. Ya, ia pernah menjadi pahlawan kemenangan atas Brasil di perempat-final dan mendapat Bola Perak karena terpilih sebagai pemain terbaik kedua di putaran final Piala Dunia 2010, namun kemudian ban kapten di lengannya harus dilucuti dan kekalahan di final Piala Dunia empat tahun lalu akibat performanya yang terbilang kurang bagus.Namun, Sneijder tak patah arang dan semangat. Ia tetap mengabdikan hidupnya pada sepakbola. Awal pekan ini, sang gelandang menegaskan dirinya tak berminat pensiun setelah bermain di sejumlah klub, mulai dari Ajax Amsterm, Real Madrid, FC Internazionale, hingga yang sekarang Galatasaray."Ketika saya berusia 21 tahun atau 22, saya terbiasa berpikir kalau pesepakbola 30 tahun sudah tua. Mereka biasanya akan mengakhiri karir," ujar Sneijder dikutip Daily Mail."Kejadian itu tidak berlaku untuk saya. Anda mengira ini adalah turnamen terakhir saya? Apa Anda gila? Anda tidak bisa mengabaikan saya dalam empat tahun ke depan.""Segala sesuatu yang pernah dikatakan orang-orang tentang saya sudah dilupakan. Juga pertanyaan tentang ban kapten. Saya hanya selalu memikirkan ke depan."Sneijder pernah menjadi pemain termuda kedelapan yang bermain untuk Belanda ketika ia menjalani debutnya seniornya lawan Portugal pada 2003, hanya satu bulan setelah membela timnas U-21.Piala Eropa 2004 terhitung terlalu awal buat karir internasional Sneijder. Ia hanya berkontribusi selama 57 menit dengan status pemain cadangan ketika Belanda melangkah ke babak semi-final.Namun, 2006 menjadi tahun karir internasional yang sudah siap untuk seorang Sneijder, meski skuat timnas saat itu justru yang tidak siap di turnamen Piala Dunia. Ia tampil sebagai starter di empat pertandingan, namun harus angkat koper lebih awal bersama rekan-rekan akibat disingkirkan Portugal dalam sebuah pertandingan babak 16 besar yang dikenal dengan julukan "Battle of Nuremberg" karena ada 16 kartu kuning yang keluar.Ketajaman dan kematangan Sneijder kian meningkat seiring perkembangan waktu. Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010 menjadi arena unjuk kemampuan terbaik bagi pemilik kostum nomor sepuluh itu. Ia bahkan penghargaan sebagai pemain terbaik di dalam skuat di dua turnamen tersebut. Pada empat tahun lalu, ia mendapat Bola Perak, di belakang Diego Forlan, setelah mencetak lima gol ketika lawan Austria dan Swiss.Meski di Piala Eropa 2012 terbilang kurang sukses, namun di Piala Dunia 2014 ini, Sneijder seakan memberi sinyal kepada van Gaal kalau dirinya layak terus diperhitungkan.Sneijder menjadi pemain keenam dalam sepanjang sejarah sepakbola Belanda yang bisa mencapai 100 caps bersama timnas. Posisi pertama ditempat mantan kiper legendaris, Edwin van der Sar, yang mencapai 130 caps, diikuti Frank de Boer (112), Rafael van der Vaart (109), Giovani van Bronckhorts (106), dan Phillip Cocu (101).

Mengingat Sneijder masih akan diturunkan di sejumlah pertandingan ke depan, maka bukan mustahil sang gelandang akan memecahkan rekor lagi. Ia pun bisa saja memberi kejutan dengan kembali menghadirkan permainan terbaik seperti pada 2008 dan 2010.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics