Sriwijaya FC Diliburkan, Gaji Pemain Disetop

Gaji penggawa Laskar Wong Kito sudah dihentikan sejak Mei akibat kondisi finansial klub yang memburuk.

Manajemen Sriwijaya FC akhirnya memutuskan untuk meliburkan tim tanpa batas waktu, dan gaji para pemain sudah dihentikan terhitung sejak Mei. Hal itu diungkapkan presiden klub Dodi Reza Alex.

Sebelumnya, manajemen berusaha mempertahankan tim, dan kembali berkumpul pada 27 Juli. Namun, dengan tidak adanya kepastian kompetisi yang berujung kepada kesulitan finansial, meliburkan tim menjadi pilihan manajemen berdasarkan hasil rapat, Senin (22/6) malam WIB.

“Tim diliburkan sampai batas waktu yang belum ditentukan, kompetisi juga sudah selesai, dan belum ada kelanjutan,” kata Dodi Reza.

“SFC secara nama, serta kepengurusan manajemen dan perusahaan tidak bubar. SFC akan tetap eksis kapan pun. Hanya saja timnya yang kita liburkan sampai batas waktu tak ditentukan. Jika sudah kondusif, SFC akan me-review dan menyusun program lagi, baru kembali berbicara soal tim.”

Dodi Reza menambahkan, para pemain sudah tidak akan menerima gaji yang sedianya dibayarkan 25 persen dari setiap bulannya ketika kompetisi dinyatakan berakhir. Kebijakan tersebut diambil lantaran manajemen kesulitan mencari dana untuk membayar gaji pemain.

“Jika tidak ada sponsor yang mengucurkan dana, bagaimana bisa menghidupi pemain. Dana dari sponsor masih sulit,” ujar Dodi.

Sementara itu, sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid menyatakan, penghentian gaji ini sudah dikomunikasikan kepada pemain. Manajer tim Robert Heri yang nantinyanya memberikan penjelasan kepada pemain.

“Keputusan ini sudah final. Pemain tidak ada lagi yang menerima gaji sejak bulan Mei. Karena kompetisi tidak berjalan lagi, dan suspend FIFA belum tahu kapan berakhir. Nanti akan disampaikan oleh manajer tim. Dari manajer ke pelatih lalu ke pemain,” ucap Faisal kepada Goal Indonesia.

Faisal menambahkan, manajemen dan nama SFC tidak dibubarkan. Mereka tetap menjalankan operasional seperti biasa.

“Operasional kantor atau sekretariat SFC tetap jalan, komunikasi dengan berbagai pihak seperti sponsor dan lain-lain akan tetap jalan,” imbuhnya. (gk-55)

Topics