Sriwijaya FC Minta Suporter Kompak

Presiden klub meminta elemen kelompok suporter menjaga kekompakan dalam mendukung Laskar Wong Kito.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) meminta agar sejumlah elemen suporter Sriwijaya FC tidak kembali bersitegang dalam mendukung tim kesayangannya di Indonesia Super League (ISL) musim depan.

Pada musim-musim sebelumnya, sejumlah kelompok suporter, seperti Singa Mania, S-Man, dan Simanis Ultras kerap bersitegang. Karena itu, PT SOM mengumpulkan tiga kelompok fans ini agar tidak bergesekan saat kompetisi berlangsung.

“ISL musim depan akan segera bergulir, jadi seluruh suporter bersatu lah. Musim depan harus menjadi semangat baru buat kita bersama demi kejayaan Sriwijaya FC,” kata presiden PT SOM Dodi Reza Alex.

Menurut Dodi, memiliki pemain berkualitas, dan disegani klub-klub raksasa di ISL bukan sebuah jaminan bisa menjadi juara, jika elemen-elemen yang ada di Sriwijaya FC terpecah belah.

“Semua persoalan internal di masing-masing suporter harus diselesaikan, dan buanglah masalah yang lalu. Sekarang mari kita berpikir ke depan, bagaimana SFC ini bisa juara lagi,” ucap Dodi.

“Masukan mencari lagu suporter Sriwijaya FC sangat bagus untuk menjadi momen persatuan. Sedangkan persoalan tiket suporter, akan kita bicarakan lagi. Intinya semua masukan akan saya akomodir, penting bagi kita bersatu untuk menatap musim kompetisi baru.”

Sementara itu ketua Singa Mania Hendri Zainuddin mengatakan, agar keharmonisan antarsuporter bisa terjalin dengan baik, ia berharap ada agenda pertemuan kelompok suporter. Sedangkan untuk warna baju kelompok, menjadi alternatif kedua ketika semua kelompok suporter bisa duduk bersama dan menjadi rukun.

“Strategi pendekatan suporter ke depan, harus ada kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh setiap suporter. Dengan demikian semuanya bisa datang berkumpul bersama, dan menjalin hubungan harmonis. Agenda pertemuan para kelompok suporter menjadi solusi agar hubungan antarsuporter terjalin,” ujarnya.

Sementara ketua Sriwijaya Mania, Eddy Ismail menuturkan, soal tiket suporter kiranya ada kebijakan dari pengelola tiket agar bisa menurunkan harga hingga 50 persen.

“Kita juga butuh sekretariat khusus suporter. Itu harus menjadi pemikiran manajemen agar kita bisa dibantu. Kalau ada base camp kita bisa berkumpul, dan juga bisa menjamu suporter tamu dari luar,” tandasnya. (gk-55) addCustomPlayer('grhs4r4s2mdz1khnuqef6xeua', '', '', 620, 540, 'perfgrhs4r4s2mdz1khnuqef6xeua', 'eplayer4', {age:1416334462966});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.