Subangkit Pilih Jerman-Belanda Bentrok Di Final

Subangkit menilai Jerman dan Belanda akan bisa melewati hadangan duo Amerika Latin di semi-final.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG Pelatih Sriwijaya FC Subangkit menilai final Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Brasil tidak akan diwakili tim asal Amerika Latin, melainkan duel antara Jerman dan Belanda.

Jerman akan berhadapan dengan tuan rumah Brasil di semi-final, Rabu (9/7) dinihari WIB. Sedangkan Belanda menantang Argentina keesokan harinya.

Subangkit mengatakan, keempat negara yang lolos ke semi-final ini tentunya tim-tim terbaik. Kekuatan empat tim ini juga disebut merata, karena untuk melangkah sejauh ini tidak ditempuh dengan jalan yang mulus.

“Empat tim yang lolos ini susah payah masuk semi-final, mereka harus kerja keras untuk memenangkan setiap pertandingan. Bahkan Brasil dan Belanda harus melalui adu penalti," kata Subangkit.

Ditambahkan Subangkit, untuk lolos ke babak semi-final ini, tentunya tidak terlepas dari peran masing-masing pemain yang dinilai sebagai otak permainan dalam tim, serta kerjasama yang solid antarpemain.

“Rata-rata mereka punya pemain kunci yang bisa mengangkat performa tim. Belanda punya Arjen Robben dan [Robin] Van Persie. Brasil punya Neymar. Argentina punya [Lionel] Messi dan [Angel] Di Maria. Kalau Jerman, mungkin saya kira mereka mengandalkan kolektivitas tim yg sangat kuat," terangnya.

“Tapi kalau untuk pemain terbaik, Messi saya kira masih yang terbaik, atau Arjen Robben.”

Subangkit sendiri menjagokan tim dari benua Eropa yang akan bertarung di partai puncak, yakni Jerman dan Belanda.

“Jerman kolektivitas tim bagus ditunjang dengan materi pemain yang berpengalaman. Sedangkan Belanda tim yang punya determinasi yang kuat untuk memenangkan setiap pertandingan. Ditunjang pula dengan pemain-pemain muda yang punya motivasi tinggi, dan senior yang berpengalaman," urai pelatih asal Pasuruan itu.

Hal serupa dilontarkan gelandang Asri Akbar. Meratanya kekuatan empat tim ini karena memiliki materi pemain berkualitas dengan tradisi juara yang kuat.

“Empat tim ini memang yang diprediksi banyak orang akan lolos ke semi-final bahkan final,” ucap mantan gelandang Persib Bandung itu.

Sedangkan bek Firdaus Ramadhan menambahkan, pertarungan di semi-final ini akan semakin seru, lantaran keempatnya memiliki kekuatan sama rata.

“Walaupun di Brasil tidak ada Neymar [akibat cedera], tapi Brasil tetaplah Brasil,” imbuh pemain yang akrab disapa Daus itu. (gk-55)
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics