Suharno Tak Pikirkan Semi-Final SCM Cup

Suharno menegaskan, ia tidak memikirkan keberhasilan Singo Edan lolos ke empat besar SCM Cup.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG
Pelatih Arema Cronus Suharno mengaku tidak terlalu memikirkan pertandingan semi-final turnamen Surya Citra Media (SCM) Cup 2015, dan lebih memikirkan mencoba variasi taktik guna menghadapi Indonesia Super League (ISL) musim ini.

Arema memastikan tempat di semi-final usai mengalahkan Persela Lamongan 2-1. Hasil itu membuat Singo Edan memuncaki klasemen sementara Grup B dengan dua kemenangan. Sementara Persela memperebutkan masih meperebutkan tiket dengan Persipura Jayapura.

Suharno menegaskan, sejak awal Arema tidak memasang target apa pun di turnamen pramusim ini. Menurutnya, pekerjaan rumah terbesar adalah mengombinasikan pemain baru dan lama agar bisa menyatu di kompetisi sesungguhnya.

“Semi-final atau bukan, saya rasa bukan itu tujuannya. Kami di SCM Cup ini mencoba berbagai macam taktik permainan untuk sukses di ISL nanti. Mungkin memang sangat baik ketika ada kabar ISL mundur karena kami bisa jadi punya waktu lebih banyak untuk membenahi sektor-sektor tertentu,” tutur Suharno.

Meski memenangkan laga, Suharno menilai laga itu membuka kelemahan Arema sejak musim lalu. Hal ini tidak lepas dari sulitnya anak buahnya berkembang ketika lawan bermain lebih kedalam saat bertahan.

“Persela bermain dengan sangat bagus, meski banyak pemain seleksi di sana. Lini belakang mereka disiplin, mereka juga tanpa beban. Hal itulah yang membuat kami sama sekali tidak berkembang di awal babak pertama, sehingga akhirnya kebobolan lebih dahulu,” kata pelatih berusia 55 tahun ini.

“Kami kemudian memasukkan Dani [Ahmad Noviandani]. Masuknya Dani membuat Arema bermain dengan pola 4-3-3. Tujuannya adalah membuat Mahyadi Panggabean tidak terlalu aktif menyerang, dan kami punya kesempatan dari sisi sayap. Terbukti kemudian Arema bisa menang.”