Suhatman Imam Sanjung Nilmaizar

Suhatman kembali ditunjuk menjadi penasihat teknis, dan menilai Nilmaizar andal dalam memotivasi pemain.

LAPORAN RIZAL MARAJO DARI PADANG Mantan pelatih Semen Padang Suhatman Imam melemparkan pujian kepada penerusnya, Nilmaizar, dan menilai eks arsitek tim nasional Indonesia itu bakal membawa Kabau Sirah meraih hasil maksimal di Indonesia Super League (ISL) 2015.Suhatman kembali ditarik menjadi penasihat teknis seiring masuknya Nilmaizar sebagai pelatih kepala. Ia optimistis Semen Padang akan mampu berbicara banyak, walau diakui persaingan musim ini sangat ketat. Suhatman mengingatkan Nilmaizar dan pasukannya harus siap bekerja keras menghadapi kompetisi yang ketat.“Nilmaizar itu pelatih bagus, juga seorang motivator andal yang bisa membakar semangat juang pemainnya. Tidak semua pelatih memilikinya,” sanjung pelatih senior kelahiran 26 Februari 1956 ini kepada Goal Indonesia. Terkait pemain baru, khususnya center back asing Goran Gancev, pelatih gaek ini menyebutnya sebagai rekrutan yang bagus. Pemain asal Makedonia itu diyakini bisa memecahkan masalah Semen Padang di sektor pertahanan. “Goran pemain bagus secara teknis, punya semangat dan disiplin. Walau dalam laga sebenarnya belum saya lihat, tapi setidaknya dari beberapa kali gim internal performanya sudah terlihat, dan masih bisa ditingkatkan,” ujar Suhatman.Sementara itu, Nilmaizar yang dihubungi terpisah menyatakan, ia akan menurunkan skuat terbaiknya saat menghadapi PS Citramas, Rabu (11/2), di Stadion Gelora Citramas, Batam. Nilmaizar tetap menganggap laga ini sangat penting, karena akan menjadi ajang memaksimalkan timnya.Walaupun Citramas kelasnya masih di bawah Semen Padang, Nil tetap merasa perlu menurunkan skuat terbaiknya, ia ingin menambah motivasi dan kepercayaan diri pemainnya. Apalagi selang tiga hari kemudian akan menghadapi klub Liga Utama Singapura (S-League) Hougang United. “Kita akan tetap main full team. Soal hasil akhir bukanlah yang utama, karena yang paling penting dalam pertandingan ini saya ingin melihat anak-anak menunjukan kesiapan mereka berkompetisi, baik secara teknis maupun mental,” kata Nil.

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.