Syamsir Alam Kecewa Jarang Diberi Kesempatan Bermain Di Sriwijaya FC

Penggawa Sriwijaya FC itu pesimistis bisa memperkuat timnas pada musim ini.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG

Striker muda Sriwijaya FC, Syamsir Alam, mengaku pesimistis bisa memperkuat timnas Indonesia pada musim ini. Menyusul, minimnya jumlan menit bermain yang didapatkannya bersama tim Laskar Wong Kito pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.

Kendati cukup kecewa dengan tim pelatih yang tidak banyak memberikannya kesempatan bermain, ia tetap menghargai apapun yang menjadi keputusan pelatih.

Seperti diketahui, di awal musim kompetisi Syamsir punya harapan besar ketika memutuskan bergabung dengan SFC. Ia menggantungkan nasib kepada SFC sebagai jembatan untuk kembali memperkuat timnas. Di mana sebelumnya, saat SEA Games 2013 lalu, Syamsir harus tersingkir dari timnas yang kala itu dibesut Rahmad Darmawan karena kalah bersaing.

Namun kenyataannya justru berbanding terbalik. Ya, mantan penggawa DC United ini lebih sering menjadi penghias bangku cadangan, bahkan tak jarang menjadi penonton layaknya penonton biasa yang berada di tribun. Subangkit pun lebih sering mempercayakan kepada Rizky Dwi Ramadhana maupun Rishadi Fauzi untuk menjadi pelapis Lancine Kone.

"Rasa kecewa pasti ada. Sedikit kecewa, saat saya sudah berusaha keras ingin menunjukkan kemampuan, tapi saya tidak banyak diberi kesempatan bermain," ucapnya, saat dihubungi Goal Indonesia, Minggu (15/6).

"Bagaimana saya mau ikut timnas, kalau kesempatan bermain di klub saja minim," tambah Syamsir.

Dari 15 laga yang telah dijalani SFC, pemain kelahiran Sumatera Barat ini mengaku kurang lebih baru empat kali memperkuat timnya, melawan Persib Bandung, Arema Cronus, Gresik United, dan Barito Putera.

"Saya baru sekali jadi pemain inti saat lawan Persib. Selebihnya jadi pengganti, itu pun hanya dengan waktu yang minim," urai pemain yang pernah memperkuat CS Vise itu.

Saat ditanya apakah ada keinginan berpindah klub di musim depan, eks penggawa timnas U-23 ini belum memikirkan sejauh itu. "Saya belum berpikir itu. Nantilah saya mau kemana atau pilih apa. Sekarang saya ingin selesaikan dulu kompetisi dan tetap berikan yang terbaik buat tim," pungkasnya.(gk-55)

>

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.